Qantas Batalkan Semua Rute Penerbangan Internasional, Termasuk Jakarta & Bali

Sydney Qantas Airways terpaksa membatalkan sampai akhir bulan Maret 2021 mendatang. Langkah pembatalan penerbangan ini terpaksa diambil oleh pihak maskapai di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda. yang dibatalkan pun termasuk ke Bali dan Jakarta.

Maskapai Qantas Airways - www.theguardian.com

Maskapai Qantas Airways – www.theguardian.com

“Langkah tersebut merupakan tanda bahwa kemudahan perjalanan internasional sebelum pandemi Covid-19 tidak akan kembali dalam waktu dekat,” demikian seperti dilansir dari Executive Traveller melalui Kompas.

Pembatalan penerbangan ditandai dengan hilangnya hampir seluruh rute penerbangan internasional pada pertengahan Juli 2020 lalu. Hal ini pula yang mengakibatkan pemesanan penerbangan baru tak dapat dilakukan oleh traveler.

Pada bulan November depan misalnya, mayoritas penerbangan sudah dibatalkan, termasuk rute ke Bali, Jakarta, Santiago, dan rute musiman Sydney-Vancouver. Keputusan itu akan terus dilakukan sampai ada update lebih lanjut.

Pembatalan hampir seluruh rute penerbangan internasional sampai tahun depan ini sekaligus memaksa Qantas menghadapi permintaan refund dana dari para calon senilai USD1 miliar atau sekitar Rp14 triliun.

Kebijakan baru yang ditempuh maskapai Qantas ini juga membuat para traveler bingung, terutama bagi mereka yang sudah melakukan pemesanan sejak jauh-jauh hari. Sejumlah opsi pun ditawarkan oleh pihak Qantas, seperti pembatalan resmi demi full refund. Ada juga opsi lain seperti mengatur ulang waktu keberangkatan (reschedule) sampai akhir tahun 2022 depan. Dengan demikian, penumpang tetap bisa memperoleh haknya di lain kesempatan.

Qantas pun menawarkan insentif berupa penambahan nilai booking sebesar 10-20% dalam bentuk kredit atau menukarkan kredit itu dengan poin miles ganda. Insentif dari Qantas adalah 20% dari nilai booking plus dobel Qantas poin. Menurut kabar yang beredar, maskapai Qantas hanya melayani rute penerbangan internasional antara Australia dan Selandia Baru yang sama-sama dinilai berhasil dalam menekan pandemi Covid-19 di negara masing-masing.