Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi H-2

TANGERANG – Sejumlah , , dan bus mulai dipenuhi calon yang ingin ke kampung halaman pada tahun ini. Namun, di , puncak arus mudik Lebaran atau lonjakan penumpang diprediksi baru akan terjadi pada H-2 atau tanggal 23 Juni 2017 mendatang.

Puncak Arus Mudik di Bandara Soetta Diprediksi Terjadi pada H-2 Lebaran - www.aktual.com

Puncak Arus Mudik di Bandara Soetta Diprediksi Terjadi pada H-2 Lebaran – www.aktual.com

“Lonjakan penumpang diprediksi akan terjadi pada hari Jumat mendatang, setelah pegawai memasuki masa libur kerja menjelang Lebaran Idul Fitri, jelas Manajer Humas Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo. “Lonjakan penumpang pada Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat empat persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.”

Prasetyo menambahkan bahwa jika jumlah penumpang pada tahun 2016 lalu mencapai 4.819.149 jiwa, maka pada tahun ini jumlah penumpang diprediksi akan mencapai 5.011.935 penumpang. Sementara, untuk pergerakan pesawat, diperkirakan mencapai 33.635 pesawat, lebih tinggi dari angka kedatangan dan keberangkatan pada tahun 2016 lalu yang mencapai 32.720 pesawat.

yang sudah menyiapkan penambahan jadwal terbang (extra flight) total sebanyak 3.275 , baik kedatangan maupun keberangkatan,” sambung Prasetyo. “Tujuan utama penumpang arus mudik Lebaran terjadi ke lima daerah di Indonesia, seperti Makassar, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Yogyakarta, selain rute internasional ke Bangkok, Hong Kong, Kuala Lumpur, dan Singapura.”

Sementara itu, hingga Jumat (16/6) atau H-9 kemarin, pemudik yang memadati Bandara Soekarno-Hatta mengalami kenaikan mencapai 16 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari data real time yang tersedia di Posko Utama Lebaran Bandara Soekarno-Hatta, hari itu terdapat 181.007 penumpang, atau naik jika dibandingkan tahun kemarin yang berjumlah 154.741 penumpang.

Namun, pada hari Minggu (18/6) hingga pukul 15.00 WIB, jumlah penumpang justru menurun menjadi hanya 92.450 jiwa, dengan 809 penerbangan, baik maupun internasional, serta 10 extra flight. “Diduga, kenaikan penumpang pada hari Jumat selain karena libur sekolah, juga mungkin para pemudik ingin menghindari kepadatan,” kata General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M. Suriawan Wakan.