PT AP II Tambah 17 Wifi Corner di Bandara Soetta, Ini Tarif & Cara Registrasinya

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II menambah 17 wifi corner untuk meningkatkan di Soekarno Hatta. Jika di Terminal 3 terpasang koneksi internet berkecepatan 50 Mbps, maka kini giliran dan 2 yang ditambah 9 titik wifi.id berkecepatan 100 Mbps.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin - www.josstoday.com

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin – www.josstoday.com

“Kami kerja sama dengan PT Telkom membuat 17 venue wifi corner di area terminal dan sekitarnya. Belasan wifi corner terbagi di Terminal 1, 2, dan area kargo serta perkantoran Bandara,” kata Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin, Rabu (23/11).

Dengan adanya fasilitas koneksi internet cepat tersebut, para pengguna jasa dan masyarakat sekitar bisa turut merasakannya. “Dengan gadget yang terkoneksi WiFi berkecepatan 100 Mbps dapat menambah rasa nyaman ketika berkunjung ke bandara, termasuk untuk mengisi waktu tunggu,” papar Awaluddin.

Untuk dapat menggunakan layanan WiFi dengan kecepatan tinggi tersebut, pengguna harus mengakses access point @wifi.id, baik di Terminal 1, 2, atau 3, kemudian melakukan registrasi lewat smartphone atau gadget masing-masing dengan SMS ke 98108, ketik: net (spasi) 5000. Pengguna juga dapat membeli voucher lewat booth yang telah disediakan seharga Rp 5.000 saja. Setelah itu pengguna bisa menikmati akses internet cepat hingga 6 jam unlimited.

“Kalau beli voucher bisa sampai 12 jam dengan Rp 5.000,” lanjut Awaluddin. Menurut Awaluddin, tersebut sangat menarik lantaran lebih murah daripada untuk internetan di warnet.

Kelak pihak AP II juga akan mengembangkan area Bandara Soetta agar terintegrasi dengan internet dan mengarahkan operasional bisnisnya ke sistem digital. “Kita akan sebut kawasan Bandara  nantinya menjadi Digital Aeroplex,” kata Awaluddin.

“Kami akan launching aplikasi bernama Indonesia Airports. Dari aplikasi ini bisa untuk ambil antrean taksi, dapat notifikasi status penerbangan, tracking posisi pesawat, shuttle bus, mobil penjemput, dan fitur lain yang masih dalam tahap pengembangan,” tandasnya.