PT AP II: Progress Pembangunan Skytrain Bandara Soetta Sudah 60%


Jakarta – Hingga kini infrastruktur Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih terus digarap. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara masih fokus untuk merampungkan pengerjaan lintasan fase pertama.

Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pengerjaan infrastruktur lintasan fase pertama tersebut telah mencapai sekitar 60%. “Itu penyiapan guide rail-nya. Boleh dibilang total untuk lintasan 1 sudah 60%,” kata Awaluddin, Sabtu (25/2).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat pilar atau tiang penyangga untuk rangkaian jalur elevated sudah berdiri dengan kokoh. Meskipun belum rampung seluruhnya, beberapa jalan yang akan menjadi track kereta juga terlihat sudah terpasang dan saling terhubung.

Lebih lanjut Awaluddin mengatakan, lintasan fase 1 yang menghubungkan Terminal 2 ke Terminal 3 dan sebaliknya ini berwujud Automated People Mover System (). adalah moda transportasi antar terminal berbasis atau .

Jalur itu kelak akan dilalui 3 unit trainset dengan masing-masing trainset mempunyai 2 buah gerbong berkecepatan mencapai 60 km/jam. “Skytrain ini dilengkapi sistem Automated Guideway Transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Kecepatan operasi skytrain ini dapat mencapai 60 km/jam,” papar Awaluddin.

skytrain ini sendiri dibangun demi memudahkan pengunjung Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan perpindahan dari satu terminal ke terminal lainnya. “Tujuan dibangun skytrain adalah untuk mempermudah penumpang berpindah antar terminal, serta untuk menghubungkan setiap terminal ke stasiun kereta bandara. Selain itu penumpang juga dapat mempunyai kepastian waktu,” jelasnya.

Bahkan nantinya pengunjung pun dapat secara mudah mengetahui jadwal skytrain lewat aplikasi Indonesia Airport yang bisa diakses lewat smartphone. Penumpang juga bisa secara gratis menikmati moda transportasi antar terminal tersebut. “Nanti (jadwal skytrain) bisa diakses di mobile apps Indonesia Airports. Masyarakat bisa menggunakan fasilitas ini semua dengan gratis,” ungkap Awaluddin.

“Skytrain beroperasi penuh dengan 3 trainset berkapasitas (total) 528 orang, yang menghubungkan T1, T2, T3, dan integrated building yang di dalamnya ada stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya.