PT AP II Bakal Bangun Terminal 4 di Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta (AP) II tengah bersiap untuk membangun di , Tangerang, Banten. Dengan dibangunnya Terminal 4 Soetta, PT AP II berharap kapasitas di Soetta bisa meningkat jadi 90 juta orang.

Bandara Soekarno-Hatta, PT AP II Bakal Bangun Terminal 4 - www.newsindo.info

Bandara Soekarno-Hatta, PT AP II Bakal Bangun Terminal 4 – www.newsindo.info

Agung Sedayu, Kepala Project Management Unit Bandara Soetta menuturkan jika AP II ingin meningkatkan kapasitas terminal sebelum adanya lonjakan penumpang. “Kami tidak mau telat seperti yang lalu-lalu. Kami sudah ada kapasitasnya 60 juta, kapasitas terpasang baru 22 juta. Kami antisipasi itu kita akan bangun jangan nanti tidak terjadi lagi lag capacity. Yang kami bangun hanya memenuhi apa yang sudah ada, 5-10 tahun ke depan kita tidak pernah tahu,” katanya di Jakarta, Selasa (9/5).

Menurutnya kini kapasitas jumlah penumpang di Bandara Soetta mencapai 60 juta per tahun. Sebelum adanya Terminal 3 Bandara Soetta kapasitas terpasangnya hanya 22 juta penumpang per tahun. Terminal 4 nantinya direncanakan mempunyai kapasitas sekitar 25 juta penumpang. Dengan begitu total kapasitas di Bandara Soetta bisa menjadi 90 juta penumpang.

“Tambah 25 juta lagi, di angka sekarang 67 juta, bisa sampai 90 juta. Sebelum kita nanti moving ke Cikarang yang pemerintah mau bangun. Bukan moving, menambah bandara baru,” ungkap Agung.

Untuk sementara ini pihaknya masih mengkaji dan mengkalkulasi rencana pembangunan Terminal 4. Saat ini ia masih belum tahu nantinya Terminal 4 akan diperuntukkan bagi rute penerbangan apa. “Nanti kita kalkulasi, bisa saja terminal 3 untuk internasional semua, domestik di 4, atau nanti kita mix penerbangannya. Karena ada di beberapa bandara lain juga dilakukan seperti itu dari tiap terminal ada beberapa yang mix, agar terjadi sinergi. Jadi kalau nanti ada transit atau ada perbedaan tempat tidak terlalu jauh,” tutur Agung.

Rencananya Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta kelak akan dibangun di atas lahan seluas 100 hektare (ha). “Nanti kita hitung dulu semua (biaya investasi). Yang penting efisien dulu kami berhitung juga ekonominya,” tandasnya.