PSBB Jakarta, KA Bandara Soetta Tetap Beroperasi Seperti Biasa

JAKARTA – DKI Jakarta resmi memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak Senin (14/9) sebagai upaya untuk menekan kasus infeksi virus corona. Meski ada sejumlah batasan untuk pergerakan penduduk, namun operasional kereta tidak berubah dan masih berjalan seperti sebelumnya.

Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta - ekonomi.bisnis.com

Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta – ekonomi.bisnis.com

“Terkait dengan operasional KA Bandara Soekarno-Hatta, saat ini masih beroperasi 48 perjalanan setiap hari,” papar Humas PT Railink, Diah Suryanari, dilansir dari Kompas. “Namun, dengan penerapan PSBB di DKI Jakarta, PT Railink memperketat protokol kesehatan secara lebih ketat selama operasional kereta bandara berlangsung.”

Diah memastikan bahwa pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta tetap mengikuti protokol kesehatan yang mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat umum. Selain itu, juga berpijak pada Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No. 14 tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Perkeretaapian dalam masa kebiasaan baru.

Menurut keterangan Diah, para KA Bandara diwajibkan menggunakan masker serta mematuhi aturan physical distancing atau jaga jarak antar . Selain itu, sebelum naik kereta, calon juga akan dicek suhu tubuhnya, dengan yang diperbolehkan masuk area stasiun hanya calon . Suhu tubuh dipastikan tidak lebih dari 37,3 derajat Celcius untuk calon dan pendamping.

“Manajemen KA bandara meminta calon penumpang untuk menerapkan budaya 3M, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak,” lanjut Diah. “Kami juga melakukan rapid test kepada seluruh pegawai, customer service, dan mitra tenant sebelum operasional KA bandara. Selain itu, fasilitas terbaru adalah pemasangan sekat pembatas antar-kursi di kereta.”

KA Bandara Soekarno-Hatta sendiri kembali beroperasi melayani penumpang pada tanggal 1 Juli 2020 lalu setelah sebelumnya harus dihentikan lantaran pandemi virus corona. Saat pertama kali kembali beroperasi, kereta ini melayani 62 perjalanan dalam satu hari, dengan keberangkatan setiap 30 menit sekali. Saat itu, untuk menarik minat masyarakat, PT Railink menggelar promo tiket.