Proyek T4 Bandara Soekarno-Hatta, AP II Ingin Desain Terbaik

JAKARTA – PT Angkasa Pura II menurut rencana akan mulai membangun 4 di pada tahun 2021 mendatang. Untuk tahap awal, tengah membuka pelelangan pekerjaan Terminal 4 dan tidak akan gegabah karena perlu banyak kajian dari berbagai pihak.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - www.merdeka.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – www.merdeka.com

“Setelah konsultan peserta memasukkan proposal dalam tender pada bulan ini, desain akan segera diuji untuk menetapkan pemenangnya dalam dua bulan ke depan,” terang Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dilansir Bisnis. “Proposal desain yang diberikan merupakan ide terbaik dari konsultan dalam merumuskan term of reference (TOR) yang ditetapkan operator bandara.”

Awaluddin melanjutkan, nanti akan ada focus group discussion, stakeholders meeting, bermacam kajian, dan ada survei ekspektasi masyarakat. Di situ, kepiawaian konsultan desain akan teruji. “Kami sendiri tidak akan gegabah dan sembarang untuk menetapkan desain yang terbaik,” lanjut Awaluddin pada Minggu (14/4) kemarin.

“Penyelesaian desain Terminal 4 secara final membutuhkan waktu hingga 12 bulan sejak pemenang tender ditetapkan. Dalam jangka waktu tersebut, secara paralel Angkasa Pura II akan mempersiapkan tender lain,” sambung Awaluddin. “Tender yang dimaksud adalah tender konstruksi. Selain tender, kami juga akan mempersiapkan hal lain seperti pengosongan lahan (land clearing) yang akan digunakan untuk calon Terminal 4.”

Terminal 4 diperkirakan dimulai pada tahun 2021 dan diharapkan selesai empat tahun kemudian. Terminal 4 itu rencananya akan dibangun dengan kapasitas mencapai 40 juta penumpang per tahun. Angkasa Pura II sendiri menargetkan total kapasitas penumpang di Bandara Soekarno-Hatta bisa mencapai 110 juta penumpang per tahun.

Selain proyek pembangunan Terminal 4, PT Angkasa Pura II juga sedang melakukan revitalisasi Terminal 1 dan Terminal 2, yang ditargetkan bisa menampung 86 juta penumpang per tahun. Revitalisasi saat ini masih dalam tahap awal, dengan masa kerja proses konstruksi 12 hingga 24 bulan. “Kami sudah mulai Februari kemarin, dan Terminal 1C dan Terminal 2F akan selesai tahun depan,” pungkas Awaluddin.