Progres Sudah 70%, Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017

– PT Angkasa Pura (AP) II terus mempercepat pengerjaan atau automated people mover system (APMS) di Internasional . sendiri adalah moda antar berupa tanpa awak (driverless). APMS tersebut ditargetkan rampung pada Juli 2017.

Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017 - www.idetorial.com

Rangkaian Skytrain Mendarat di Jakarta Pertengahan Mei 2017 – www.idetorial.com

Menurut Direktur PT AP II, Muhammad Awaluddin, saat ini progres pengerjaan skytrain sudah sekitar 70%. “Salah satu yang fokus diselesaikan  automated people mover system, kereta penghubung antarterminal ini bagian untuk membuat standarisasi connecting time antarterminal. (Rangkaian kereta) sedang dalam pengiriman dari Woojin, Korea. Kami berharap sekitar tanggal 15-16 Mei sudah datang di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Awaluddin di Terminal 3 Bandara , Tangerang, Senin (1/5).

Jika rangkaian kereta tersebut sudah tiba, AP II akan segera memasangnya di lintasan yang sudah ada di Terminal 3. Saat ini pihak AP II tengah fokus pada tahap konstruksi sambil menunggu kedatangan rolling stock atau rangkaian kereta (trainset) dari Korea Selatan tersebut.

“Kereta bandara untuk bulan Mei ini, akan selesai, dan kemudian akan disusul dengan penyiapan lintasan kereta,” imbuh Awaluddin. Skytrain Bandara Soetta dibangun dengan investasi sebesar Rp 950 miliar yang terdiri dari pengadaan trainset dan investasi pembangunan infrastruktur.

Skytrain tersebut dilengkapi sistem automated guideway transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri atau self propelled. Skytrain itu nantinya dapat beroperasi dengan kecepatan hingga 60 km/jam.

Ketika awal dioperasikan, skytrain akan melayani perpindahan penumpang pesawat dari Terminal 2 ke Terminal 3 dengan 1 trainset yang terdiri dari 2 kereta berkapasitas 176 orang. Sedangkan untuk operasi penuh skytrain dengan 3 trainset berkapasitas 528 orang akan dimulai pada Agustus 2017. Saat sudah beroperasi penuh kelak Skytrain akan menghubungkan Terminal 1, 2, 3, dan integrated building yang menjadi satu dengan stasiun kereta bandara.