Pesan 60 Unit Pesawat Baru Sekaligus, Pembelian Pesawat Terbanyak oleh Garuda Indonesia

Dalam waktu Dekat, PT Tbk diketahui akan menambah armadanya. diketahui sudah memesan 90 unit terbang dengan total pembelian mencapai USD 20 M (atau setara Rp 266 Triliun). “Ini merupakan bagian dari program revitalisasi Garuda Indonesia untuk mendukung rencana masa depan penerbangan untuk memperluas jaringan global,” ujar Arif Wibowo, PT Garuda Indonesia (15/6).Garuda Indonesia

Pembelian pesawat kali ini merupakan yang sepanjang sejarah beroperasinya Garuda Indonesia. Dalam rincian pembeliannya, tercatat ada 60 unit pesawat yang dipesan yakni 30 unit pesawat B787-900 Dreamliners (senilai USD 7,7 M) dan B373 MAX 8 (senilai USD 3,2 M), serta sisanya adalah 30 unit pesawat A350 XWB (senilai USD 9 M). Penggantian pesawat ini diharapkan akan meminimalisir biaya yang tebuang percuma dari segi konsumsi bahan bakar pesawat serta dapat menekan ongkos perawatan pesawat. Dala perhitungan pihak Garuda Indonesia, pesawat baru bisa menghemat hingga 20% biaya operasional terkait bahan bakar dan perawatan berkala, sedangkan Airbus malah bisa menghemat hingga 25%.

Salah satu jenis pesawatnya, yakni Boeing B787-900 Dreamliners  diklaim sebagai pesawat penumpang pertama yang menggunakan material komposit dalam proses konstruksinya. Hal ini membuat badan pesawat menjadi lebih ringan dan dapat menghemat hingga 20% penggunaan bahan bakar, karena emisinya juga menyusut hingga 20%. Sedangkan untuk jenis pesawat Boeing B737 MAX 8 yang merupakan pengembangan dari B737-800NG, menggabungkan teknologi mesin CFM International LEAP-1B terbaru yakni sayap Advanced Technology. Pesawat jenis ini juga memiliki keunggulan utama dari segi keefisienan bahan bakar dan biaya operasional.

Dijelaskan oleh Arif, bahwa pembelian armada pesawat baru ini juga dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas pada rute-rute jarak menengah dan jarak jauh. Pihak Garuda Indonesia juga berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dengan mengoperasikan masing-masing pesawat nantinya hanya hingga 5 tahun saja. Nantinya, pesawat-[esawat baru ini akan menggantikan tugas dari pesawat Boeing B737-800NG yang sudah akan dipensiunkan. Upaya penggantian Armada ini akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2017 mendatang hingga tahun 2023.