Libur Paskah, Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Terpantau Normal

Cengkareng – Pada momen Paskah, Jumat (2/4) yang bertepatan dengan akhir pekan rupanya pergerakan di , Tangerang, Banten masih terpantau normal. Menurut data PT Angkasa Pura (AP) II selaku pihak pengelola Soetta, jumlah pergerakan pada libur Paskah kemarin ada di kisaran 50.000-60.000 orang.

Yado Yarismano, Vice President of Corporate Communication PT AP II - deladeni.com

Yado Yarismano, Vice President of Corporate Communication PT AP II – deladeni.com

“Kalau kami lihat, masih di rata-rata (angka) pergerakan penumpang, saat ini sekitar 50.000-60.000 untuk pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta,” kata VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, Jumat (3/4), seperti dilansir Kompas.

Lebih lanjut Yado menjelaskan, kisaran angka itu masih terpaut jauh jika dibandingkan dengan total jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada hari biasa sebelum adanya pandemi virus corona (Covid-19), yaitu total bisa mencapai 180.000 orang. “Ini masih jauh dibanding rata-rata ketika normal, (berada) di angka sekitar 180.000 (penumpang pesawat) per harinya,” beber Yado.

Selama libur panjang peringatan Paskah kali ini, tak ada kepadatan penumpang yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. Para penumpang pesawat di bandara tersibuk Indonesia ini juga sudah mematuhi protokol kesehatan yang ada. “Tidak ada kepadatan yang terjadi di terminal. Semua protokol kesehatan selalu dijaga oleh tim lapangan dan penumpang pesawat,” jelas Yado.

Untuk urusan regulasi penerbangan, Yado menuturkan jika pihak AP II masih mengacu pada aturan yang tercantum dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19 pada mudik Lebaran 2021 yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Untuk regulasi, kami tetap akan berpedoman sesuai dengan Surat Edaran dari gugus tugas dan regulator,” paparnya. Di samping itu, Angkasa Pura II juga mengacu pada SE Nomor 26 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.