Pemkot Tangerang Desak percepatan Pembangunan Tol Kunciran – Bandara Soeta

Tangerang – Kota (Pemkot) Tangerang mendesak pusat untuk menyegerakan Kunciran – Bandara Soeta. Hal ini sangat diperlukan guna mengantisipasi kemacetan di sekitar Bandara yang semakin parah, mengingat Ultimate Bandara Soekarno Hatta akan mulai beroperasi pada Mei-Juni 2016 mendatang.

arief wismansyah - swa.co.id

arief wismansyah – swa.co.id

“Kami mengharapkan pemerintah pusat segera melakukan percepatan pembangunan tol Kunciran-Bandara,” ujar Arief Wismansyah, Wali Kota Tangerang, saat ditemui di Kantor Badan Pertanahan (BPN) Kota Tangerang, Rabu (27/4).

Menyusul informasi yang mengatakan bahwa pemerintah pusat kekurangan dana untuk melanjutkan proyek pembangunan tol Kunciran-Bandara, Arief mengaku telah mengetahuinya. Meski begitu, ia beranggapan bahwa proyek ini tetap harus dilanjutkan apapun alasannya.

“Ini kan buat kepentingan masyarakat, apalagi masyarakat sudah keburu disuruh pindah dari lokasi. Keberadaan Tol Kunciran-Bandara, sangat penting dalam mengurai kemacetan di Bandara dan Jakarta,” terangnya.

Senada dengan Arief, Kepala BPN Kota Tangerang Himsyar juga mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat kepastian terkait pembayaran ganti rugi pembebasan lahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami sudah kirim surat kesana untuk menanyakan kepastiannya. Soalnya sekitar 100 hektare tanah belum dibebaskan,” papar Himsyar.

Dari penuturan Himsyar, diketahui bahwa harga tanah di wilayah rencana pembangunan tol Kunciran- Bandara, berkisar Rp3 juta/meter. Sehingga, total anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan 100 hektar tanah berjumlah sekitar Rp3 triliun.