Ribuan Masker Dibagikan Gratis di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta

Jakarta – Sebuah membagikan sebanyak 10 ribu masker untuk masyarakat yang ada di sekitar kawasan , Tangerang, Banten pada Kamis (26/3). Masker yang dibagikan secara gratis itu adalah bentuk solidaritas perusahaan sekaligus sebagai langkah untuk pencegahan penularan (Covid-19).

Masker Dibagikan Gratis di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta - banten.idntimes.com

Masker Dibagikan Gratis di Sekitar Bandara Soekarno-Hatta – banten.idntimes.com

Tak hanya masyarakat, masker-masker tersebut juga dibagikan ke yayasan yatim piatu serta sarana ibadah lain di sekitar Bandara Soetta. “Hari ini kami membagikan 10 ribu lembar masker kepada masyarakat Tangerang dan pekerja di Bandara Soekarno-Hatta, khususnya pengendara yang rentan terpapar penyakit,” ujar Direktur Utama PT Mitra Jayakarta Persada, Jaya, seperti dilansir Kompas.

MJP Cargo membagikan masker-masker tersebut untuk warga yang melintasi depan kantor MJP Cargo di Jalan Marsekal Suryadarma, Kelurahan Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang. “Saat ini memperoleh masker sudah sangat sulit, apalagi di sarana farmasi serta toko modern lainnya. 10 ribu masker itu dibagikan secara gratis agar masyarakat dapat lebih melindungi dirinya dari wabah penyakit mematikan itu,” ujar Jaya.

Pembagian masker tersebut sekaligus menjadi bentuk kampanye pada perusahaan lain dan tak hanya perusahaan di bandara, supaya masyarakat lebih terlindungi dan penekanan terhadap penyebaran virus lebih efektif. “Masyarakat sangat membutuhkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer ini,” tutur Jaya.

Jaya pun menilai bahwa perusahaan lain juga perlu meningkatkan kepedulian mereka dan turun langsung membantu masyarakat untuk menghadap pandemi virus corona yang melanda Indonesia saat ini. “Masker tersebut dibagikan untuk mencegah penyebaran virus corona, terlebih saat ini kasus COVID-19 meningkat. Ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam pencegahan penyebaran virus corona. Semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Seperti diketahui, barang-barang untuk melindungi diri dari penularan virus corona seperti masker, alat pelindung diri (APD), hingga hand sanitizer saat ini menjadi langka dan sangat sulit ditemukan di apotek maupun toko-toko ritel. Akibatnya, masyarakat yang benar-benar membutuhkan barang-barang tersebut pun kesulitan untuk mendapatkannya.