Pakai Boeing 737-800NG, Garuda Ubah Jadwal Jakarta-Kupang PP

JAKARTA/KUPANG – mengubah dari Jakarta menuju Kupang maupun sebaliknya. Untuk terbaru, GA456 akan berangkat dari mulai pukul 04.30 WIB dan tiba di Kupang pada pukul 08.25 waktu setempat. Sementara, rute sebaliknya bertolak pukul 09.10 waktu setempat dan tiba di Cengkareng pukul 11.00 WIB, dengan nomor penerbangan GA457.

Pesawat Garuda Indonesia - www.aviatren.com

Pesawat Garuda Indonesia – www.aviatren.com

Selain mengganti jadwal penerbangan, maskapai pelat merah tersebut juga mengganti armada pesawat untuk rute Jakarta-Kupang PP. Jika sebelumnya mereka memakai pesawat CJR, saat ini telah digantikan dengan pesawat Boeing 737-800NG, yang memiliki kapasitas 12 kursi kelas bisnis serta 150 kursi kelas ekonomi.

“Pemindahan jadwal penerbangan ini karena adanya demand (permintaan) dari masyarakat,” jelas Manajer Garuda Indonesia cabang Kupang, Yudi M. Fulkan, seperti diberitakan oleh Post-Kupang.com. “Ayo, nikmati penerbangan langsung Jakarta-Kupang dan sebaliknya dengan armada Boeing 737-800NG.”

Di beberapa situs booking online, tiket pesawat Garuda Indonesia untuk rute dari Jakarta menuju Kupang sekarang dijual dengan harga Rp3,5 jutaan per orang. Sementara, tiket pesawat Garuda Indonesia dari Kupang menuju Jakarta ditawarkan dengan harga Rp3,4 jutaan per orang.

Yudi menambahkan, saat ini, pihaknya sedang menjajaki layanan penerbangan yang menghubungkan Kota Kupang dengan Kabupaten Alor di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Layanan penerbangan untuk rute tersebut diharapkan dapat dioperasikan pada tahun 2019 ini, menggunakan pesawat jenis ATR dan akan terbang setiap hari.

“Saat ini, kami sedang jajaki untuk melayani penerbangan Kupang-Kabupaten Alor, sedang dilakukan kajian dan negosiasi,” sambung Yudi. “Rute penerbangan ini akan dijajaki karena mempertimbangkan aspek bisnis dan pariwisata yang cukup bagus. Mudah-mudahan, rute ini bisa kami layani pada tahun 2019 ini.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong maskapai di Tanah Air untuk melayani penerbangan di daerah setempat, terutama dari Kota Kupang sebagai ibukota provinsi. Transportasi udara di kawasan tersebut sendiri sudah cukup berkembang karena semua daerah telah terhubung.