Oktober 2019, Heliport Bandara Soekarno-Hatta Bakal Dioperasikan?

JAKARTA – tahap pertama khusus helikopter (heliport) yang berlokasi di Jalan Perimeter Selatan, Neglasasi, Internasional telah selesai dan siap diuji coba. Menurut kabar yang beredar, ini akan dioperasikan secara komersial pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Director of Commercial & Business Development AP II Daan Achmad (kedua dari kiri) dan CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja (kedua dari kanan) saat melihat heliport di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Director of Commercial & Business Development AP II Daan Achmad (kedua dari kiri) dan CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja (kedua dari kanan) saat melihat heliport di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta – tempo.co

Bandara helikopter yang dikelola oleh PT Whitesky Aviation bersama itu sendiri merupakan heliport pertama di Indonesia dan memiliki lengkap. seluas 2,7 hektar ini dibangun dengan biaya mencapai Rp80 miliar dan nantinya diharapkan dapat menambah alternatif dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Bandara khusus helikopter ini berlokasi di Jalan Perimeter Selatan, Neglasari, kompleks Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini, pembangunan tahap pertama telah rampung dan siap diuji coba,” jelas CEO Whitesky, Denon Prawiraatmadja. “Setelah pembangunan tahap pertama ini rampung, heliport ini sudah bisa dioperasikan walau masih dalam tahap uji coba. Secara resmi, heliport ini akan beroperasi pada akhir tahun mendatang.”

Di lokasi ini, Whitesky Aviation menyediakan fasilitas antara lain shooting point dengan instalasi lampu untuk mendukung terbang malam, 8 helipad, 10 hanggar khusus helikopter berkapasitas 50 helikopter jenis Bell 505 atau se ara 20 helikopter tipe Bell 429/Airbus H130, customer lounge , kafe, kawasan kantor, fasilitas beserta personel untuk evakuasi medis (Helimedic ), dan sebagainya.

Selama operasional saat uji coba, AIRNAV Indonesia memastikan akan menyediakan layanan navigasi untuk bandara helikopter di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, semua yang disiapkan untuk bandara helikopter tersebut harus sesuai prosedur operasional standar (POS) keselamatan. Untuk itu, AIRNAV sudah membuat standar-nya sehingga pelayanan helikopter tidak akan mengganggu lalu lintas di Bandara Soekarno-Hatta.

“Keselamatan penerbangan merupakan prioritas, termasuk juga dengan layanan helikopter dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Direktur Utama AIRNAV Indonesia, Novie Riyanto. “Untuk itu, AIRNAV sudah membuat standar-nya sehingga pelayanan helikopter tidak akan mengganggu lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.”