NAM Air Tambah Frekuensi, Garuda Tunda Penerbangan Jakarta-Banyuwangi

Mulai tanggal 20 Agustus 2017 kemarin, maskapai resmi menambah dari Jakarta menuju . Sebaliknya, Indonesia justru harus menunda pengoperasian Jakarta-Banyuwangi yang rencananya bakal dilakukan pada tanggal 21 Agustus 2017 karena kendala teknis.

NAM Air Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta-Banyuwangi - www.netralnews.com

NAM Air Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta-Banyuwangi – www.netralnews.com

Senior Corporate Communications Manager NAM Air, Agus Soedjono, memaparkan bahwa penambahan frekuensi sebanyak satu kali setiap hari ini dilayani dengan nomor penerbangan IN-256. Penerbangan ini berangkat pada pukul 14.00 WIB dari Jakarta dan tiba di Banyuwangi pada pukul 15.45 WIB. Sementara, rute sebaliknya berangkat dari Bumi Blambangan pada pukul 16.15 WIB dan tiba di Jakarta pada pukul 17.55 WIB dengan nomor penerbangan IN-257.

“Melalui penambahan frekuensi ini, maka penerbangan ke Banyuwangi yang sebelumnya hanya tersedia di pagi hari, kini bisa memanfaatkan alternatif penerbangan pada siang hari,” jelas Agus. “Sejak awal melayani Kota Banyuwangi hingga akhir Juli 2017, NAM Air selalu mendapat respons positif sehingga kami membuka penerbangan tambahan.”

Dijelaskan Agus, selama bulan Juli 2017, tingkat keterisian atau seat load factor rute ini mencapai angka di atas 85 persen. Hal tersebut yang lantas membuat perusahaan percaya diri melakukan penambahan frekuensi penerbangan. “Tidak menutup kemungkinan kami akan membuka rute-rute lainnya dari Banyuwangi sesuai dengan komitmen Bupati Banyuwangi,” sambung Agus.

Di sisi lain, maskapai Garuda Indonesia harus menunda pembukaan penerbangan langsung rute Jakarta-Banyuwangi yang rencananya dilakukan pada hari Senin (21/8) kemarin. Pasalnya, maskapai pelat merah tersebut mengalami kendala teknis, salah satunya menyesuaikan sisi teknis penerbangan antara Garuda Indonesia dengan Bandara Blimbingsari.

“Meski demikian, kami tetap akan menjalankan rencana penerbangan langsung Jakarta-Banyuwangi, karena rute ini ramai penumpang jadi perlu ada tambahan penerbangan,” ujar Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan. “Rute penerbangan ini kemungkinan akan kami buka sekitar bulan September mendatang.”

Rencananya, penerbangan Jakarta-Banyuwangi akan dilayani setiap hari menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ 1000 NextGen yang berkapasitas 96 tempat duduk (semua kelas ekonomi). Pesawat berangkat dari Jakarta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta) pada pukul 14.15 WIB dan tiba di Banyuwangi pada pukul 15.55 WIB. Rute sebaliknya, berangkat dari Banyuwangi pukul 17.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 18.40 WIB.