Mulai 7 Maret 2019 Jalur Perimeter Selatan Bandara Soetta Dibuka Lagi

Jakarta – Jalan Perimeter Selatan Internasional , Tangerang, Banten akan kembali dibuka untuk umum mulai Kamis, 7 Maret 2019 depan. itu sebelumnya tak dapat dilewati karena tengah berada dalam perbaikan setelah insiden ambruk underpass Perimeter Selatan beberapa waktu lalu.

Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten akan kembali dibuka untuk umum mulai Kamis, 7 Maret 2019 depan

Jalan Perimeter Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten akan kembali dibuka untuk umum mulai Kamis, 7 Maret 2019 depan – palapanews.com

Menurut Senior Manager Of Branch Communication and Legal , Febri Toga Simatupang, jalur itu sengaja dibuka demi mengurai kemacetan menuju Bandara usai jalur Perimeter Utara ditutup lantaran terdampak runway tiga Bandara Soetta.

“Jalur itu sudah kurang lebih satu tahun tidak dilalui pasca tragedi ambruknya dinding underpass di bulan Februari 2018. Sekarang, akhirnya kita buka kembali, tapi memakai sistem khusus,” kata Febri, senin (18/2), seperti dilansir Viva.

Sistem khusus yang dimaksud adalah pemberlakuan pembatasan waktu lantaran jalur Perimeter Selatan hanya bisa dilalui oleh kendaraan antara pukul 05.00-09.00 WIB dan jam 16.30-20.00 WIB. Pembatasan tersebut diterapkan karena jalur keluar dari Bandara Soetta menuju Tangerang juga masih dalam perbaikan.

“Kita lakukan pembatasan ini, karena jalur exit (keluar) arah dari Bandara ke Tangerang masih diperbaiki, jadi nantinya hanya satu jalur saja yang bisa dilalui (jalur Tangerang-Bandara Soekarno Hatta). Kami pun, akan pasang palang pintu sebagai tanda pembatasan waktu beroperasi,” papar Febri.

Lebih lanjut Febri menuturkan jika pengoperasian penuh pada jalur Perimeter Selatan akan diterapkan pada Mei 2019 mendatang. Nantinya pada jalur tersebut tak lagi ada underpass. “Nanti tidak ada lagi underpass, jadi pakai palang pintu, karena jalur itu kan ada jalur kereta bandara. Supaya safety,” sambung Febri.

Sebagai , Jalan Perimeter Selatan sepanjang sekitar 8 km tersebut telah ditutup sejak insiden longsornya underpass yang memakan korban jiwa pada tanggal 5 Februari 2018 lalu. Dinding underpass yang dibuat dari beton setinggi 3,5 meter itu roboh menimpa sebuah kendaraan yang kebetulan sedang melintas. Dari insiden tersebut memakan 1 orang korban tewas dan seorang yang terluka.