Mudik Lebaran, PT Angkasa Pura II Terima 2.663 Pengajuan Extra Flight

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sekitar 2.663 slot tambahan (extra flight) selama musim 2017 yang berlangsung sejak H-10 sampai H+15 Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin - solo.tribunnews.com

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin – solo.tribunnews.com

Menurut Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin, pengajuan extra flight tersebut berlangsung di 13 yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II. Tiga di antaranya kelak akan beroperasi selama 24 jam penuh. Selama periode tersebut, pergerakan di 13 yang dikelola PT AP II akan mencapai 59.300 movement.

“Untuk angkutan Lebaran, AP II harus menjamin, tidak boleh ditolak. Ada 8 atau 9 maskapai yang mengajukan, totalnya 2.663 extra flight,” ujar Awaluddin di Jakarta Pusat, Rabu (14/6), seperti dilansir Tribunnews.

Untuk mewujudkan komitmen PT AP II dalam rangka mendukung aktivitas mudik, pihaknya pun menerima seluruh pengajuan extra flight. Lebih lanjut Awaluddin mengatakan jika total pergerakan pesawat tahun ini naik sekitar 3,6 hingga 3,7 persen dibanding periode mudik pada Lebaran tahun 2016 lalu. Walau mengalami peningkatan, AP II berpendapat bahwa jumlahnya tak terlalu banyak dan masih dapat ditangani oleh 13 bandara di wilayah AP II.

“Karena Soetta (Bandara Tangerang) saja 1.400 flight per hari. Jadi untuk 13 bandara di AP II oke-oke saja,” ungkap Awaluddin.

Di samping itu, PT Angkasa Pura (AP) II juga akan memperpanjang jam operasional di beberapa bandara untuk mendukung penerbangan tambahan selama arus mudik dan balik Lebaran 2017. Penambahan jam operasional tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan dari setiap bandara. “Ada 3 bandara yang akan beroperasi 24 jam, yakni Soetta, Kualanamu (Medan), dan Halim Perdanakusuma,” tandasnya.

Agar dapat mempermudah aktivitas mudik, PT AP II juga menyarankan para pemudik untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan, misalnya saja aplikasi Indonesia Airports. “Melalui aplikasi Indonesia Airports di smartphone, pemudik dapat mengetahui berbagai informasi penting sebelum melakukan perjalanan atau sesaat setelah tiba di bandara tujuan,” tandasnya.