Meski Tiket Mahal, Jumlah Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Naik 5%

Jakarta – Di tengah mahalnya , PT Angkasa Pura (AP) II rupanya tetap memprediksi akan terjadi kenaikan saat arus mudik 2019 di Internasional , Tangerang, Banten. Bahkan AP II memprediksi lonjakan penumpang hingga 5%.

M Suriawan Wakan, Executive General Manager Bandara Soetta - netz.id

M Suriawan Wakan, Executive General Manager Bandara Soetta – netz.id

“Sudah mulai ada kenaikan penumpang. Periode angkutan lebaran tahun ini dimulai 29 Mei sampai 13 Juni. Di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi kenaikan penumpang bertumbuh kurang lebih sampai lima persen,” ujar Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Selasa (28/5), seperti dilansir Medcom.

Lebih lanjut Wakan menuturkan jika jumlah kenaikan volume penumpang di Bandara Soetta diperkirakan mencapai 100 ribu sampai 150 orang bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018 lalu. Sementara itu, untuk pergerakan pesawat di Bandara Soetta pun diproyeksikan naik sekitar 1-1,5 persen saat pelaksanaan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, untuk puncak arus mudik Lebaran 2019 di Bandara Soetta menurut Wakan akan berlangsung pada tanggal 31 Mei 2019 mendatang. “Puncak arus mudik kami perkirakan di Jumat 31 Mei, kalau tidak salah. Jadi mungkin prediksi kami bisa tembus angka 200 ribu untuk penumpang sendiri,” kata Wakan.

Oleh sebab itu, guna mengurangi antrean yang mengular ketika puncak arus mudik Lebaran berlangsung, PT AP II selaku pihak pengelola bandar udara pun menyiapkan sejumlah antisipasi di Bandara Soetta, misalnya saja dengan melakukan penambahan self check in counter di sejumlah terminal menjadi 110 unit. “Kalau kita lihat di terminal 1, 2, dan 3 seluruh fasilitas khususnya self check-in sudah ditambah. Jumlahnya relatif lebih banyak dibanding sebelumnya,” beber Wakan.

Tak hanya itu, Bandara Soetta juga akan dijaga sekitar 650 petugas polisi yang berasal dari Polres Bandara Soetta dan BKO dari Brimob. “Untuk Operasi Ketupat sendiri, dari Polres ada 550 personel. Kemudian satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob, atau sekitar 100 personil,” ucap Kapolres Bandara Internasional Soetta, Kombes Pol Victor Togi, Selasa (28/5).