Mengurai Kepadatan Penumpang, Pintu Terminal Bandara Soekarno-Hatta Untuk Lion Air Jurusan Lombok Pindah ke 1A

Soekarno Hatta dikenal dengan areanya yang luas. Hal tersebut tidak jarang membuat calon bingung, salah satunya ketika mencari pintu penerbangan. Misalnya, pintu terminal untuk Lion Air.

Jumlah Penumpang di Bandara Soetta - angkasa.grid.id

Jumlah Penumpang di Bandara Soetta – angkasa.grid.id

PT Angkasa Pura II, selaku pengelola Bandara Soekarno Hatta sebenarnya memiliki maskapai penerbangan di setiap terminal. Untuk maskapai penerbangan Lion Air, pintu terminal berada di Terminal 1A untuk penerbangan domestik, contohnya penerbangan tujuan Lombok.

Maskapai Lion Air tujuan Lombok pindah ke Terminal 1A mulai 9 Februari 2018. Branch Communication Manager International Airport, Haerul Anwar, mengatakan bahwa tujuan perpindahan Lion Air tujuan Lombok dari Terminal 1B ke Terminal 1A untuk mengurai kepadatan penumpang.

“Karenanya, kami menyampaikan kepada calon penumpang di bandara agar memerhatikan adanya perubahan gate dan signage di terminal keberangkatan,” ujar Haerul.

Haerul menyampaikan, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator Bandara Soekarno-Hatta mendukung dan telah mempersiapkan seluruh fasilitas untuk perpindahan tersebut, baik dari sisi airside maupun landside. Meski sama-sama berada di Terminal 1, Haerul berharap calon penumpang tetap memerhatikan waktu dan jarak tempuh.

“Penumpang Lion Air selama ini terbiasa berada di 1B akan membutuhkan cukup waktu untuk ke Terminal 1A. Kami tentu berharap kebutuhan waktu itu dapat diperhatikan dengan datang lebih awal dua jam dari jadwal penerbangan,” tutur Haerul.

“Angkasa Pura II berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang prima. Selama masa transisi akan ditempatkan juga petugas Aviation Security dan petugas Lion Air untuk mengantisipasi penumpang Lion Air tujuan Lombok yang masih melalui Terminal 1B. Perpindahan ini menjadi perubahan terbaru posisi maskapai dan terminal operasi mereka di Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk Terminal 1 diisi oleh maskapai Lion Air penerbangan domestik, Xpress Air, Batik Air, Citilink, Kalstar Aviation, Trigana Air, Airfast Indonesia, dan TransNusa. Dengan adanya perubahan tersebut, juga menyebabkan perubahan pada maskapai lain. “Dari perubahan terbaru, maskapai AirAsia rute penerbangan internasional pindah ke Terminal 3,” kata Haerul Anwar.

Selain AirAsia rute internasional, Terminal 3 juga diisi oleh maskapai Garuda Indonesia (rute domestik dan internasional), Saudi Arabian Airlines, Vietnam Airlines, Korean Air, Xianmen Airlines, China Airlines, China Southern Airlines, Indonesia AirAsia International, serta Indonesia AirAsia Extra International.

Maskapai yang paling banyak beroperasi ada di Terminal 2. Untuk di Terminal 2D, ada All Nippon Airways, Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Philippine Airlines, EVA Air, Etihad Airways, Asiana Airlines, Qatar Airways, Scoot Airlines, Jetstar Airways, Emirates, SriLankan Airlines, serta Cebu Pacific.

Di Terminal 2E, ada maskapai Lion Air, Batik Air, Malindo Air, Thai Lion Air, Malaysia Airlines, Royal Brunei Airlines, Japan Airlines, Qantas, Air China, Oman Air, Thai Airways, Turkish Airlines, KLM Royal Dutch Airlines, dan China Eastern Airlines.

Sedangkan di Terminal 2F beroperasi maskapai Indonesia AirAsia Domestic, Indonesia AirAsia Extra Domestic, Sriwijaya Air, serta NAM Air. Formasi ini ke depan bisa berubah lagi karena AP II sejak lama merencanakan semua maskapai internasional akan pindah ke Terminal 3 secara bertahap, sementara Terminal 1 dan 2 akan direvitalisasi.