Mengenal Boeing 747-400, Armada Pesawat Terbesar GARUDA INDONESIA

747-400 merupakan Armada “” dari sekian banyak armada yang dimiliki oleh . ini berkapasitas 428 penumpang yang terdiri dengan 42 kursi di kelas eksekutif dan 386 sisanya di kelas ekonomi, dengan AVOD yang hanya tersedia di kelas eksekutif. jenis ini sudah dimiliki oleh Garuda Indonesia sejak tahun 1994, hingga kini totalnya masih 2 unit yang dimiliki oleh Garuda Indonesia.

Boeing 747-400 Garuda Indonesia

adalah sebuah pesawat berbodi lebar yang diproduksi Boeing, Produsen pesawat asal . Boeing sebenarnya telah meluncurkan seri 747-400 sejak tahun 1985 dan digunakan sebagai pesawat pengembangan yang diterbangkan pertama kali pada tahun 1988, hingga akhirnya memperoleh sertifikasi dari Serikat pada tahun 1989 (PW-4000). Pesawat ini yang dilengkapi 4 mesin jet empat-mesin dan dek atas yang membuatnya dijuluki “Jumbo Jet”. Kehandalan Boeing 747-400 membuktikan kehandalannya dengan menggabungkan keunggulan aerodinamis dari masing-masing model Boeing 747. Winglet memberikan efek sayap yang melebar, namun tanpa melebihi slot bandara standar. Perpanjangan ujung sayap dan winglet berefek pada peningkatan jarak tempuh dengan konsumsi bahan bakar yang sama sebesar 3%, salah satu keunggulan dari Boeing 747-400. Secara eksternal, Boeing 747-400 ini tidak jauh berbeda dengan seri terdahulunya, Boeing 747-300. Perubahan yang kentara adalah flightdeck dua awak digital dengan tampilkan 6 CRT berukuran besar, pelebaran dan modifikasi bentuk sayap, mesin baru, interior baru, dan tentunya bobot lepas landas yang lebih ringan dangan rentang yang lebih besar. Sayangnya, pesawat ini sudah harus dipensiunkan dari Garuda pada tahun 2014 kemarin, mengingat usianya yang sudah tua dan konsumsi bahan bakar yang sudah tidak efisien.

Model terbaru dari Boeing 747-400 adalah Boeing 747-400ER yang diluncurkan pada 28 November 2000 dan diterbangkan pertama kali 2 tahun sesudahnya. Seri ini memiliki ukuran yang sama dengan Boeing 747-400, hanya saja memiliki rentang payload yang lebih besar. Dilengkapi interior kabin yang diperbarui dengan kapasitas bagasi yang lebih besar, dan beberapa perbaikan pada bagian dek penerbangan. Boeing 747-400ER menggabungkan sayap, bodi, dan perlengkapan yang ditambah dengan tangki bahan bakar tambahan di kargo depan. Kargo ini dapat dikosongkan jika Operator tidak memerlukan tambahan bahan bakar, sehingga dapat digunakan untuk mengantisipasi  tambahan volume.