Megah dan Canggih, Terminal 3 Ultimate Bikin Menteri Ethiopia Kepincut

Tangerang – Pada hari Kamis lalu (7/4), PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Soekarno Hatta kedatangan tamu khusus yang tak lain adalah Menteri Badan Usaha Umum Ethiopia, Demitu Hambisa Bonsa. Tujuan kunjungannya ke Soetta, Menteri Demitu ingin melihat secara langsung suasana Ultimate.

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta - bisnis.liputan6.com

terminal 3 ultimate bandara soekarno hatta – bisnis.liputan6.com

“Kami merasa terhormat Menteri Demitu Hambisa Bonsa ingin berkunjung ke Terminal 3 Ultimate,” ujar Faik Fahmi, Director of Commercial and Business Development AP II, dalam pengakuannya yang diterima media, Jumat (8/4).

Bukan tanpa alasan, Menteri Demitu kagum karena bangsa mampu membangun bandara yang megah melalui tangan-tangan handal SDM lokal. Tak hanya megah, Terminal 3 Ultimate juga dilengkapi berbagai canggih dan lengkap. Misalnya, di dalam terminal nantinya akan dipasang puluhan CCTV yang siap memantau gerak-gerik penumpang. T3 Ultimate juga dilengkapi garbarata ganda khusus untuk pelayanan berbadan besar seperti Airbus 380.

Tak lupa, AP II telah menerapkan teknologi ramah lingkungan pada sektor pencahayaan menggunakan lampu LED dan lampu jalan yang bersumber dari energi solar cell. Untuk moda transportasi, AP II telah menyiapkan bus dan monorel yang menghubungkan Terminal 3 Ultimate dengan sejumlah Bandara dan Terminal lainnya.

Kehadiran Terminal 3 Ultimate diharap mampu menambah frekuensi di Bandara , baik direct flight maupun transit flight. Selain itu, AP II berkeinginan menggeser posisi Bandara Soetta dari sekedar bandara destinasi menjadi sebuah bandara transit internasional, menyaingi popularitas Bandara Changi Singapura.

“Kami berharap Terminal 3 Ultimate juga dapat mengubah profil Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari bandara destinasi menjadi bandara transit internasional,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Terminal 3 Ultimate merupakan terminal bandara paling modern di Indonesia dengan daya tampung hingga 25 juta penumpang pertahun. Terminal berkonsep Art & Culture ini rencananya akan dioperasikan secara bertahap mulai Mei 2016 nanti, dan diproyeksikan sebagai pendongkrak posisi Bandara Soetta sebagai salah satu bandara terbaik di Asia Tenggara.