Market Berkembang, Batik Air Berencana Buka Rute Jakarta-Labuan Bajo

terus memperluas ekspansi mereka dengan membuka -rute baru yang menghubungkan daerah-daerah di Indonesia. Setelah pekan kemarin resmi membuka dari Jakarta menuju Silangit via Bandara Soekarno-Hatta, dan sebaliknya, anak usaha Lion Air Group tersebut berencana mengoperasikan rute Jakarta- pada tanggal 15 Desember 2017 mendatang.

15 Desember, Batik Air buka penerbangan langsung ke Labuan Bajo - merdeka.com

15 Desember, Batik Air buka langsung ke Labuan Bajo – merdeka.com

“Rute Jakarta-Labuan Bajo merupakan penerbangan langsung (direct flight) atau tanpa transit,” jelas Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait. “Dibukanya penerbangan ini lantaran Labuan Bajo merupakan destinasi dan sekarang memiliki market yang cukup berkembang, investasi di daerah tersebut juga cukup besar.”

Sebelumnya, per tanggal 1 Desember 2017, Batik Air resmi mengoperasikan penerbangan rute Jakarta-Silangit PP. Penerbangan yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan Bandara Silangit tersebut dilayani ini satu kali setiap hari, dengan menggunakan pesawat tipe Airbus A320-200 yang mampu menampung 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Penerbangan tersebut berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 09.35 WIB dan tiba di Bandara Silangit pukul 11.45 WIB. Sementara, rute sebaliknya bertolak pukul 12.00 WIB dan tiba di Cengkareng sekitar pukul 14.30 WIB. “Penerbangan ini dapat menjadi alternatif yang tepat untuk melakukan kunjungan bisnis maupun keluarga yang erat hubungannya dengan budaya daerah setempat,” sambung Edward.

“Pasar rute Jakarta-Silangit sangat lengkap sehingga perusahaan optimistis rute anyar tersebut akan lengkap. Ada tiga pangsa pasar yang bisa disasar, yaitu pasar , pasar bisnis, dan perjalanan keluarga,” imbuh Edward. “Untuk rute ini, sekitar 40 persen kami targetkan dari pasar perjalanan keluarga, 30 persen dari perjalanan bisnis, dan 30 persen sisanya dari .”

Hingga detik ini, Batik Air tercatat telah melayani penerbangan ke lebih dari 39 destinasi dan internasional, seperti Singapura, Malaysia, Australia, India, dan Tiongkok, dengan frekuensi mencapai 280 penerbangan pe hari. Pada tahun depan, maskapai tersebut berencana membuka rute ke kawasan Asia Selatan dan berniat menambah minimal empat armada pesawat baru.