Maksimalkan Pelayanan Mudik, PT AP II Operasikan AOCC di Bandara Soetta

Tangerang – PT Angkasa Pura (AP) II mengoperasikan Airport Operation Control Center atau AOCC dalam rangka memaksimalkan selama masa 2018. AOCC mengintegrasikan pengelolaan sumber daya di untuk bisa beroperasi dengan efektif dan efisien, sehingga terwujud keselamatan (safety), keamanan (security), pemenuhan atas regulasi (compliance), serta pelayanan (services).

Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur Angkasa Pura II - ekbis.rmol.co

Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur Angkasa Pura II – ekbis.rmol.co

AOCC sendiri berperan sebagai command center untuk mengawasi operasional Bandara Soetta di sisi udara dan darat, serta mencakup semua aktivitas kedatangan dan keberangkatan. “AOCC merupakan salah satu upaya AP II dalam mengimplementasikan di bandara atau kami sebut dengan pembangunan soft infrastructure,” kata Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Senin (4/6), seperti dilansir Indotelko.

Dalam pengembangan tahap awal, AOCC akan dilengkapi dengan 3 fitur layanan yang meliputi Facility Engineering Manajemen System (FEMS), Facility Airport Resources Management System (FARMS), dan Airport Security System. Tak cukup sampai di situ, Bandara Soetta juga mendukung pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2018 dengan sejumlah layanan berbasis digital, misalnya Mobile Assistance Chek-in di Terminal 1C, self check-in kiosk, dan sebagainya.

Terminal 3 Bandara Soetta pun tak luput dari perhatian PT AP II. Kini Terminal 3 dilengkapi lokasi penjemputan penumpang dengan format drive thru, sehingga diharapkan dapat memudahkan penumpang dalam melakukan proses penjemputan di Terminal 3 tanpa harus masuk ke dalam gedung parkir. Selama masa mudik Lebaran 2018, fasilitas drive thru tersebut beroperasi sejak pukul 16.00 WIB hingga jam 21.00 WIB.

Demi mendukung keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2018, PT AP II selaku pengelola Bandara Soetta juga terus meningkatkan pengamanan di bandara. Pengamanan di Bandara Soetta nantinya akan ada bantuan kendali operasi (BKO) dari personel Polri sekitar 500 orang, sedangkan dari jajaran TNI mencapai 200 personel. “Maka, dari itu saja (jumlahnya) sudah 700 orang,” tutur Awaluddin.

Sementara itu, jumlah personel pengamanan bandara atau Aviation Security (Avsec) yang mengamankan Bandara Soetta jumlahnya sekitar 2.000 orang, didukung dengan CCTV di sejumlah titik strategis. “Jadi jumlah keseluruhan hampir 3.000 personil untuk aspek keamanan,” tandas Awaluddin. Pengamanan ini dilakukan selama 18 hari sejak 7-24 Juni 2018.