Lukisan dan Patung karya Seniman Top hiasi Terminal 3 Ultimate Bandara Soetta

Tangerang – Keseriusan Angkasa Pura II untuk mempercantik tampilan Ultimate Bandara Internasional Soekarno Hatta tanpa mengesampingkan nilai kearifan lokal patut diacungi jempol.

Menggandeng seniman ternama, Sardono W. Kusumo, AP II akan membuat sekitar 20 lukisan berukuran besar yang dipajang di ruang Terminal 3. Selain itu, akan dihadirkan pula patung setinggi 18 meter karya pematung Nyoman Nuarta.

Check-in hall Terminal 3 Ultimate

Check-in hall [foto:Nurhasanah Yasin]

“Lukisan yang saya buat panjangnya 10 sampai 20 meter dan cocok untuk bandara, saya membuat tentang ruang, di mana ada kecepatan, dan ketinggian,” kata Sardono ketika dihubungi oleh media, Minggu (29/5).

Menurut pelukis asal Jakarta ini, tema kecepatan dan ketinggian dipilih karena seirama dengan gambaran bandara yang memperlihatkan kecepatan orang yang berlalu lalang, kecepatan bandara, ketinggian pesawat, panjang run way dan mengejar waktu bagi para penumpang. Nantinya, lukisan ini bisa dinikmati oleh orang-orang yang duduk berlama-lama di Bandara sambil menunggu penerbangan.

“Orang memilih berangkat lebih awal, sehingga memilih berlama-lama di bandara. Sekarang masyarakat tidak akan jenuh, karena bisa melihat lukisan, atau nanti akan ada musiknya dan ada patung-patung yang menghiasi ruangan bandara,” lanjut Sardono.

Dihubungi secara terpisah, Nyoman Nuarta menjelaskan bahwa Bandara Soekarno Hatta memerlukan sebuah identitas. Untuk itu, Ia akan membuat patung garuda setinggi 18 meter dengan lebar kurang lebih 12 meter yang berbahan tembaga dan kuningan di Studio . Patung ini akan dibuatkan rangka berbahan baja dan stainless steel. Nyoman mengklaim, patung ini bisa tahan ratusan tahun dari pengaruh cuaca.

“Patung ini berat sekali, pemasangan memang agak rumit, kerena jalan di situ sampai pagi aktif. Dan tidak bisa buru-buru pemasangannya,” tegasnya.