Libur Akhir Tahun, Bandara Soetta Tingkatkan Sistem Keamanan Lewat Nakula

JAKARTA – Selain menambah rapid test di Terminal 3, PT Angkasa Pura II juga meningkatkan standar pengamanan menyongsong libur akhir tahun 2020. Perseroan memperkenalkan inovasi melalui penggunaan explosive containment berbasis advanced technology pertama di Indonesia yang diberi nama Nakula.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - www.merdeka.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – www.merdeka.com

“Melalui Nakula, bandara dapat melakukan counter-terorisme dengan cepat, khususnya pada bagasi tercatat yang dicurigai dapat mengancam keselamatan,” tutur Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dikutip dari Republika. “Bagasi yang dicurigai mengandung hazardous material, dapat langsung dikirim ke dalam Nakula sebagai prosedur emergency disposal.”

Dengan seluruh operasional dilakukan dari jarak jauh tanpa menyentuh objek, Nakula diklaim dapat melindungi area sekitar dari efek berbahaya, misalnya ledakan karena kapasitasnya yang dapat ditahan adalah hingga 5 kilogram TNT. Gas beracun yang timbul juga dapat diisolasi oleh Nakula sehingga ancaman terhadap manusia dan infrastruktur dapat ditangani.

Selain itu, fasilitas anyar yang akan dibuka 10 Desember 2020 adalah fasad baru yang lebih indah secara estetika dibandingkan dengan sebelumnya, yang juga memiliki untuk memperlancar alur penumpang menuju security check point 2 dengan area lebih luas dan jalur antrean lebih banyak. Ada pula area baru berkanopi megah di area penjemputan kedatangan domestik Terminal 3 guna memberikan kenyamanan bagi penumpang yang menunggu kendaraan pribadi, yang dioperasikan 15 Desember 2020.

Sebelumnya, perusahaan sudah mengoperasikan Airport Health Center yang berada di kawasan SMMILE Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang dilengkapi area hijau sebagai lokasi rapid test Covid-19. Di dekat lokasi tersebut, juga tersedia layanan rapid test drive thru sehingga memudahkan calon penumpang dalam mempersiapkan perjalanan. Lokasi SMMILE Center sendiri dipilih agar turis semakin merasa nyaman ketika melakukan tes. “Lokasi ini adalah area terbuka yang dilengkapi dengan area hijau dan di sisi lain dari lokasi tes juga terdapat sejumlah tenant komersial,” tambahnya.