LCCT Bandara Soetta Siap Beroperasi, Harapkan Tarik 2 Juta Wisman

JAKARTA – PT Angkasa Pura II memastikan bahwa pengoperasian 2F sebagai terminal khusus berbiaya murah (low cost carrier terminal atau LCCT) akan dilakukan pada 1 Mei 2019 pukul 00.00 WIB. Diharapkan, terminal ini akan mampu mendatangkan 2 juta wisatawan asing ke Indonesia.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

“Dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan, LCCT 2F di Bandara Soekarno-Hatta dioperasikan mulai pukul 00.00 WIB nanti malam,” kata Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, dilansir Tempo. “Hari ini pengecekan final dan kami pastikan persiapan sudah 100 persen.”

Senin (29/4) kemarin, PT Angkasa Pura II bersama Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina Kesehatan atau CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), serta pihak maskapai (airlines) melakukan pengecekan fasilitas dan sarana pendukung di Terminal 2F tersebut. Dari hasil pengecekan ini, tidak ditemukan kendala berarti untuk pengoperasian LCCT ini.

“LCC Terminal 2F didesain sesuai kebutuhan traveler yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan kemudahan,” terang Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. “Secara umum, LCC Terminal 2F didesain untuk mewujudkan keberangkatan yang cepat, pengalaman perjalanan yang menyenangkan, dan pelayanan bernilai tambah yang berbeda dari biasanya.”

Sejumlah fasilitas juga telah disiapkan di LCCT 2F Bandara Soekarno-Hatta, antara lain check-in counter, self check-in counter, konter imigrasi, fasilitas kesehatan, Value Added Tax (VAT) Refund, tempat pemeriksaan bea cukai, serta fasilitas lainnya. Maskapai yang akan mengoperasikan penerbangan mereka di terminal ini adalah Cebu Pacific, Lion Air Group, dan AirAsia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengharapkan terminal ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Tanah Air. Jumlah turis mancanegara yang diproyeksikan datang melalui Terminal 2F adalah 10 persen dari target. “Misal, jika target kita adalah 20 juta wisman, maka sekitar 2 juta turis datang dari LCCT,” ujar Arief.

“Sebagian besar wisman yang datang ke Indonesia adalah melalui jalur udara. Nah, pembukaan terminal maskapai berbiaya rendah ini diharapkan mempermudah dan mampu menarik minat wisman datang ke Indonesia,” tambah Arief. “Sejauh ini, wisman yang datang ke Indonesia menggunakan layanan full service center karena kita belum memiliki LCCT.”