Kunjungan Wisatawan Mancanegara Melalui Bandara Soetta Turun 8,27%

Jakarta – Jumlah kunjungan ke Indonesia dilaporkan mengalami penurunan. Menurut data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisman bulan September 2017 mencapai 1,21 juta, turun 13,57% dari bulan Agustus 2017 yang mencapai 1,4 juta kunjungan.

Suasana di area check in Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - kompas.com

Suasana di area check in Terminal 3 – kompas.com

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, penurunan jumlah kunjungan ini adalah bagian dari tren setiap tahun. Sebab puncak kunjungan asing atau peak season biasanya berakhir pada bulan Agustus. Tahun sebelumnya kunjungan wisman antara Agustus-September 2016 juga turun 2,5%.

“Penurunan disebabkan karena pengaruh musim , setelah bulan Juli dan Agustus memang jumlah wisman menurun,” kata Suhariyanto di Jakarta, Rabu (1/11), seperti dilansir CNN Indonesia.

Suhariyanto menambahkan bahwa penurunan kunjungan wisman tampak di 3 pintu utama, yaitu Bandara Soekarno-Hatta sebesar 8,27%, Bandara Ngurah Rai 4,62%, dan Bandara Batam sebesar 3,05% secara bulanan (month to month). Jumlah penerbangan pun mencatatkan penurunan sebesar 5,87% dari 1,52 juta orang pada Agustus 2017 menjadi 1,43 juta orang pada September 2017.

Di sisi lain, pertumbuhan kunjungan wisman di pintu lintas batas justru menunjukkan keanehan. Misalnya saja di Pos Entikong yang dilaporkan mengalami pertumbuhan kunjungan wisman month to month sebesar 40,98% dari 1.560 kunjungan bulan Agustus 2017 lalu menjadi 2.210 kunjungan pada September 2017. Kemudian di pos lintas batas Sepinggan juga naik 7,88% dari 420 kunjungan menjadi 450 kunjungan.

“Penurunan disebabkan karena pengaruh musim liburan, setelah bulan Juli dan Agustus memang jumlah wisman menurun,” beber Suhariyanto.

Di Jakarta jumlah kunjungan wisman didominasi oleh turis asal China yang mencapai 28.617 kunjungan atau 12,73% dari keseluruhan kunjungan wisman. Kemudian di posisi kedua ada turis asal Malaysia sebesar 23.946 kunjungan atau 10,45% dari total kunjungan wisatawan ke Jakarta yang mencapai 224.855 melalui 3 pintu masuk, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Lalu di peringkat 3 ada wisatawan asal Jepang yang jumlahnya 18.983 kunjungan atau 8,44% dari keseluruhan. Menurut Kepala BPS DKI Jakarta, 5 negara yang paling banyak berkunjung ke Jakarta selama September 2017 adalah Tiongkok, Malaysia, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan.