Konsulat Kehormatan Diresmikan, Tahun Depan Bakal Ada Direct Flight Jakarta-Nepal

Jakarta Republik Demokratik Nepal baru saja meresmikan konsulat kehormatan pertamanya di Jakarta pada Rabu (13/9) kemarin. Peresmian konsulat kehormatan itu dihadiri Duta Besar Nepal untuk Malaysia, Filipina, dan Indonesia, Dr. Niranjan Man Singh Basnyat dan Konsul Kehormatan Nepal untuk Indonesia, Bally Saputra Datuk Janosati.

Dr. Niranjan Man Singh Basnyat - www.thestar.com.my

Dr. Niranjan Man Singh Basnyat – www.thestar.com.my

“Saya sangat senang dengan dibukanya Konsulat Nepal di Jakarta karena akan membuat hubungan kedua negara semakin dekat. Tugas prioritas dari konsulat ini adalah menangani dan melayani kebutuhan warga Nepal di Indonesia, khususnya Jakarta termasuk pengurusan visa bagi warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Nepal,” ungkap Dubes Niranjan di Jakarta, seperti dilansir Okezone.

Tak hanya itu, Bally juga menjanjikan untuk membuka langsung alias direct flight dari Jakarta via ke Kathmandu. Selain dari Jakarta, penerbangan langsung ke Nepal ini juga bakal dibuka lewat Kota Yogyakarta. “Masih dalam perizinan saat ini. Yang pasti pakai Himalaya Air dan saya sedang usahakan untuk Garuda Indonesia. Izinnya masih kita bicarakan dengan Kementerian Perhubungan. Mungkin tahun depan bisa terealisasikan. Pertama ya mungkin dua kali dulu dalam sepekan ,” tutur Bally.

Dubes Niranjan juga menambahkan bahwa Indonesia merupakan rekan penting untuk Nepal di segala bidang. “Dua negara adalah sama-sama negara yang penduduknya memiliki perbedaan suku, agama dan ras juga bahasa. Itulah mengapa Nepal merasa dekat sekali dengan Indonesia,” jelas Niranjan.

Baik Nepal maupun Indonesia berencana membangun sister city di Magelang, Jawa Tengah, dan di Lumbini, Nepal. Dengan dibangunnya sister city tersebut diharapkan bisa menambah kunjungan pemeluk agama Budha dari Nepal yang hendak bepergian ke Indonesia, demikian pula sebaliknya. Magelang sendiri adalah tempat berdirinya Candi Borobudur yang merupakan candi terbesar agama Budha, sedangkan Lumbini merupakan tempat kelahiran Budha Gautama.

Posisi Indonesia pun diakui sebagai mitra dagang terbesar keempat untuk Nepal. Tak ayal bila Dubes Niranjan mengundang para investor asal Indonesia untuk berinvestasi di negara Nepal. Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Nepal telah terbentuk sejak tahun 1960 silam.