Kenaikan Volume Imlek Tak Sebesar Natal-Tahun Baru

SURABAYA–Maskapai asal Hongkong, , dan anak usahanya, , menuai hasil yang positif pada awal tahun ini. Bukan hanya volume penumpang yang mengalami pertumbuhan sebesar 2,7 persen year-or-year (YoY).

Tonase kargo dan pos yang diangkut lewat dua maskapai itu juga tumbuh 12,5 persen di posisi YoY. “Awal bulan ini dimulai dengan baik karena kuatnya arus lalu lintas pulang dari dan ,” kata General Manager Revenue Management Cathay Pacific Patricia Hwang kemarin (19/2). Jika pada awal tahun volume penumpang dan tonase kargo dan pos tumbuh, tidak demikian pada musim libur kali ini.

Menurut Patricia, volume penumpang maupun kargo pada libur Imlek 2566 diperkirakan tidak sebanyak pada liburan Natal dan tahun baru. Salah satu alasannya, peningkatan jumlah penumpang tidak dapat mengikuti peningkatan kapasitas.

“Permintaan antara tahun baru Masehi dan Imlek lebih rendah daripada yang diantisipasi. Yield penumpang juga dipengaruhi melemahnya mata uang, seperti euro, yen, serta dolar Kanada dan Australia,” terangnya.

Jumlah penumpang pada libur Imlek juga tidak mendorong pertumbuhan penumpang. Hal itu diperkirakan terjadi karena adanya pergeseran Tahun Baru Imlek yang berubah dari perbandingan tahun ke tahun.

Maskapai Cathay Pacific dan Dragonair pada Januari 2015 membawa total 2.612.964 penumpang. Tonase kargo dan pos pada Januari 2015 mencapai 147.275 ton.

cathaypacific-pramugari

General Manager Cargo & Marketing Cathay Pacific Mark Sutch menerangkan, pada akhir 2014, permintaan muatan barang kargo dan pos memang meningkat. Namun, setelah akhir tahun berlalu, permintaan mulai menurun meski secara umum kondisi pasar masih relatif naik.

Pihaknya melihat, pertumbuhan pada Januari 2015 akan ditindaklanjuti dengan pengoperasian jadwal secara penuh untuk kapal barang. “Terutama untuk jalur Amerika Utara, lalu lintas dari pasar Hongkong dan Tiongkok jauh lebih baik,” katanya.
(rud/c1/jay/radarsby)