Kembangkan Listrik Tenaga Surya, Angkasa Pura II Gaet PT Bukit Asam

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II bekerjasama dengan PT Bukit Asam Tbk untuk menandatangani nota kesepahaman atau MoU dalam rangka pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Director of Engineering and Operation PT AP II Djoko Murjatmodjo selaku perwakilan dan Direktur Pengembangan Usaha Fuad IZ Fachroeddin selaku perwakilan PT Bukit Asam.

PT (Persero) bersinergi dengan PT Bukit Asam (Tbk) menandatangi Nota Kesepahaman dalam rangka Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). – www.liputan6.com

Menurut Director of Engineering and Operation AP II, Djoko Murjatmodjo, PT AP II memang membutuhkan sumber energi alternatif dan terbarukan untuk menunjang penggunaan listrik PLN yang cukup besar. “Dengan melihat dampak cost penggunaan listrik yang tinggi, maka apabila ada sumber energi listrik yang lebih murah dibandingkan PLN, dapat dipertimbangkan untuk menggunakan listrik alternatif dalam mencapai efisiensi operasi . Ke depannya, akan dilanjutkan pembuatan PKS dengan aspek komersial di dalamnya,” jelas Djoko, Jumat (7/9), seperti dilansir Tangerangonline.

Direktur Utama PT Bukit Asam (Tbk) Arviyan Arifin menambahkan bahwa penandatanganan MoU tersebut adalah langkah awal sinergi antara PT AP II dan Bukit Asam. “Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal sinergi antara PT Angkasa Pura II dan PT Bukit Asam, semoga segala sesuatunya berjalan dengan lancar hingga perjanjian kerjasama nantinya,” beber Arviyan.

Sebagai bandara berskala internasional, PT AP II rupanya terikat dengan peraturan standar emisi dunia dalam pengelolaan bandara. Oleh sebab itu PT AP II berupaya untuk menerapkan bandara yang lebih ramah lingkungan, misalnya saja dengan penerapan sumber listrik alternatif yang lebih efisien melalui PLTS.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin memaparkan jika pengembangan PLTS ini adalah upaya untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan serta menjadi Eco Friendly Airport dengan memakai sumber energi alternatif baru dan terbarukan selain fossil fuel.

“Tidak hanya itu, sebagai pilot project dalam implementasi Eco Friendly Airport PT Angkasa Pura II juga menggunakan dengan sumber energi alternatif seperti penggunaan panel-panel surya untuk lampu penerangan jalan serta nantinya akan menggunakan bus listrik untuk operasional bandara PT Angkasa Pura II (Persero),” tandas Awaluddin.