Juni 2019, Kunjungan Turis Asing via Bandara Soekarno-Hatta Naik 21,78%

JAKARTA – Dalam laporannya awal Agustus 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) menuturkan bahwa jumlah kunjungan asing ke Indonesia sepanjang Juni kemarin mengalami peningkatan sebesar 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kunjungan mancanegara ke Indonesia terbanyak melalui jalur udara, termasuk Internasional .

Suasana di Terminal Bandara Soekarno Hatta

Suasana di Terminal Bandara Soekarno-Hatta – www.angkasapura2.co.id

Menurut catatan BPS, sebanyak 1,45 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada Juni 2019. Angka ini lebih tinggi 9,9 persen dibandingkan bulan Juni 2018 yang sebesar 1,32 juta kunjungan. Selain itu, catatan tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 15,4 persen dibandingkan Mei 2019 yang tercatat sebanyak 1,25 juta kunjungan.

“Ini lebih karena musiman, sudah mendekati peak season di bulan Juli, diharapkan pada Juli angka ini akan semakin naik lagi,” ujar Kepala BPS, Suhariyanto. “Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan Juni kemarin terbanyak melalui jalur udara, yakni 832,1 ribu, disusul jalur laut sebanyak 392,3 ribu, dan jalur darat sebanyak 229,6 ribu.”

Khusus jalur udara, 57 persen kunjungan wisatawan asing menggunakan jalur ini. Ada tiga bandara utama yang mengalami kenaikan kunjungan cukup tinggi. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tercatat paling tinggi, dengan angka kunjungan 549,7 ribu, atau naik 13,17 persen dari bulan sebelumnya. Bandara Soekarno-Hatta menyusul di urutan kedua dengan jumlah kunjungan mencapai 191,4 ribu atau meningkat 21,78 persen dari bulan Mei 2019, sedangkan kunjungan turis asing di Bandara Juanda mencapai 23,1 ribu.

Selain melalui Bandara Soekarno-Hatta, kunjungan wisman ke Jakarta juga melalui Bandara Internasional Halim Perdanakusuma. Turis asal China mendominasi kunjungan dengan angka 27.189 kunjungan, disusul Arab Saudi dengan 23.294 kunjungan, Malaysia sebanyak 14.620 kunjungan, Jepang sebanyak 14.445 kunjungan, dan Singapura sebanyak 12.765 kunjungan.

“Peningkatan kunjungan wisman Juni  2019 yang mencapai 21,72 persen terhadap bulan sebelumnya, merupakan peningkatan kunjungan wisman yang pertama kali selama empat tahun terakhir,” kata BPS DKI Jakarta. “Ini menunjukkan bahwa kelima negara itu sangat penting peranannya karena menjadi pasar utama kepariwisataan asing di Jakarta.”