Jumlah Penumpang Naik, AP II Bakal Wujudkan Smart Airport di T3 Bandara Soetta

Jakarta – Pada periode Januari-Oktober 2016, tercatat jumlah di 13 di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) II menyentuh angka 77,66 juta . Perolehan tersebut mengalami peningkatan 12,6% dari jumlah pada periode sama tahun lalu, yaitu 68,96 juta .

Bandara Soekarno Hatta Tangerang

From : http://phinemo.com/

Sampai akhir tahun ini, atau bulan Januari-Desember, AP II memprediksi jumlah penumpang di ke-13 bandara pengelolaan AP II bisa mencapai 93,23 juta penumpang, naik 11& dari jumlah penumpang pada Januari-Desember 2015 yang hanya 84,29 juta penumpang.

Menurut Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, peningkatan jumlah penumpang ini diakibatkan oleh perekonomian Indonesia yang membaik dan membuat permintaan perjalanan dengan moda transportasi pesawat juga meningkat. “Hal ini juga dapat dilihat dari dibukanya rute-rute baru melalui bandara AP II,” ujar Awaluddin, Sabtu (12/11).

Tahun ini juga ada sejumlah maskapai penerbangan yang mengganti pesawat, dari pesawat berbadan sedang atau narrow body menjadi pesawat berbadan lebar (wide body). “Sehingga kapasitas pesawat-pesawat di beberapa maskapai meningkat,” ujarnya.

“Melalui sejumlah program inovasi dan rencana bisnis yang baru, pada tahun depan kami menargetkan jumlah penumpang di bandara-bandara AP II dapat mencapai 100 juta penumpang dengan jumlah penumpang rute domestik 80 persen dan 20 persen rute internasional,” imbuhnya.

Di samping itu, Awaluddin mengatakan jika pihaknya akan meningkatkan pembangunan infrastruktur fisik dan lunak. “Soft infrastructure itu akan menunjang smart airport di bandara-bandara AP II. Quick win untuk airport go digital juga sudah diterapkan di Bandara Internasional ,” katanya.

“Terdapat 9 program utama dalam mewujudkan smart airport di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yakni penyediaan aplikasi mobile, kios self service check in dan self service baggage drop, peningkatan bandwidth WiFi menjadi 50 Mbps per access point,smart toilet, smart parking building, pembuatan fleet management system untuk shuttle dan public bus bandara, digitalisasi proses antrian taksi, pembangunan airport operation control center (AOCC) serta integrasi automatic baggage handling system (Automatic BHS),” tandas Muhammad Awaluddin.