Isu hingga Realisasi Pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta

Pengadaan di Soekarno Hatta, Cengkareng, , telah mulai digagas oleh PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara. Terminal 4 rencananya akan dibangun di sisi sebelah selatan Terminal Kargo. Proyek yang sempat tertunda beberapa kali ini diharapkan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. Dalam proyek ini akan ada 2 pihak asing yang turut berperan, yakni Hanwha Engineering and Construction Corporation dari serta Buckeridge Group of Companies dari .Pengembangan Bandara Soekarno Hatta

Terminal yang bakal berada di sebelah utara ini akan dibangun pada tahap ke-4. Desain bangunan terminal dirancang membentuk huruf ‘H’ yang diklaim eco-friendly dan modern, menyerupai desain terminal 3 yang telah jadi lebih dulu. terminal 4 ini bakal diawali denga pembebasan lahan di sekitar wilayah utara Bandara Soekarno Hatta. Terminal 4 dirancang unutk mampu menampung jumlah penumpang hingga 87 juta penumpang per tahun.Denah Rencana Letak Pembangunan Terminal 4 Soetta

Isu tentang pembangunan terminal 4 sebenarnya sudah santer berhembus sejak tahun 2013 lalu. Bahkan pada tahun 2014, banyak pihak yang mengira bahwa terminal 4 sudah jadi. Ketika itu, Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura (AP) II Daryanto coba menginformasikan bahwa Bandara Soekarno hatta hanya memiliki 3 terminal penumpang, yakni , Terminal 2, dan Terminal 3. “Ini sekaligus meluruskan bahwa tidak ada Terminal 4 seperti dugaan beberapa orang,” ujarnya dalam sebuah siaran pers, setahun lalu.

Adapun yang banyak yang dikira orang sebagai terminal 4 tersebut adalah bangunan milik PT Angkasa Pura II yang ketika itu dipinjamkan pada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk digunakan sementara hingga BNP2TKI memiliki bangunan sendiri. “Bangunan itu untuk melakukan berbagai proses atau prosedur administrasi terkait kedatangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Bandara Internasional ,” sambungnya.

Saat itu, Daryanto bermaksud memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak terkecoh dan salah . Pihaknya juga mengharapkan agar semua pihak yang terlibat dalam operasional Bandara Soekarno Hatta dapat saling bekerjasama untuk memberantas praktik-praktik yang merugikan penumpang maupun pihak bandara, seperti percaloan, premanisme, dan hal-hal lainnya. “PT Angkasa Pura II membutuhkan bantuan dan dukungan dari pihak-pihak yang berhubungan langsung atau tidak langsung dengan bandara untuk menjadikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkelas dunia,” pungkasnya.