Insiden Janin di Toilet Pesawat, Bandara Soetta: Wanita Hamil Dilarang Terbang

Pihak turut bereaksi usai ditemukannya janin di dalam toilet yang tiba di bandara tersebut pada Minggu (9/10) sore kemarin. Menurut pihak bandara, seharusnya perempuan yang sedang hamil memang tidak diperkenankan naik .

Insiden Janin di Toilet Pesawat - www.merdeka.com

Insiden Janin di Toilet Pesawat – www.merdeka.com

“Aturan kami sebenarnya sudah ketat, perempuan hamil tidak boleh naik pesawat terbang,” tandas General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M. Suriawan Wakan. “Tetapi, saya tidak tahu kalau aturan di sana. tersebut kan berangkat dari Doha (Qatar).”

Memang, diakui Wakan, setiap di memberlakukan peraturan yang berbeda-beda mengenai wanita hamil yang akan bepergian menggunakan pesawat terbang. Namun yang jelas, harus ada rekam jejak medis penumpang sebelum dirinya diizinkan naik pesawat terbang. “Penumpang juga diminta mengisi formulir pertanggungan risiko yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama ,” sambungnya.

Pada Minggu sore kemarin, Bandara Soekarno-Hatta sempat digegerkan dengan penemuan janin berjenis kelamin laki-laki di ruang toilet pesawat Qatar Airways nomor penerbangan QR-956 relasi Doha-Jakarta. Janin tersebut ditemukan seorang petugas kebersihan bandara yang sedang bertugas. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke petugas engineering dan diteruskan ke pihak maskapai yang bersangkutan dan dilanjutkan ke Polresta Bandara Soetta.

Di saat yang bersamaan, petugas lain di Terminal 2 menerima laporan bahwa perempuan berinisial EWR mengalami pendarahan hebat. EWR pun diantar ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Udara Bandara Soekarno-Hatta untuk dirawat dan diperiksa terkait temuan janin di toilet pesawat.

“Dari pemeriksaan, terbukti janin tersebut miliki dia (EWR),” papar Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ajun Komisaris Sutrisna. “EWR diketahui bekerja sebagai TKW dan saat ini yang bersangkutan sudah dirujuk ke RS Polri di Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.”