Imbas Proyek Kereta Bandara Soetta, Jalan Daan Mogot Bakal Ditutup Sementara

Jakarta – Jalan Daan Mogot yang selama ini menjadi akses Jakarta-Tangerang dan sebaliknya akan ditutup untuk sementara waktu. Jalan Daan Mogot terpaksa ditutup karena terkena imbas , Tangerang, Banten.

Agus Komarudin, VP Public Relation PT Kereta Api Indonesia - kai.id

Agus Komarudin, VP Public Relation PT Kereta Api Indonesia – kai.id

“Penutupan rencananya dilakukan pada 26 sampai 27 Agustus ini,” kata Agus Komarudin, VP Public Relation PT Kereta Api Indonesia (KAI), Tangerang, Banten, Selasa (22/8), seperti dilansir Liputan 6. Akses lalu lintas yang ditutup sendiri berada di Jalan Daan Mogot Km. 23, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Lebih lanjut Agus mengungkapkan bahwa penutupan akan dimulai pada tengah malam dan berlangsung selama proyek pembangunan jalur kereta Bandara Soetta masih berlangsung. Selama penutupan, nantinya akan turut dipasang girder jembatan yang melintang di atas Jalan Daan Mogot. “Untuk pelaksanaan pemasangan girder jembatan kereta bandara yang melintang di atas Jalan Daan Mogot,” imbuhnya.

Agus menuturkan bahwa girder tersebut sengaja dipasang untuk menyambungkan jembatan yang nantinya menjadi akses kereta bandara. Sedangkan fondasi berupa tiang pancang penyangga jembatan telah berdiri di sebelah kiri dan kanan jalan, sehingga kedua arus di Jalan Daan Mogot yang akan ditutup sementara.

Pihak KAI sendiri telah melakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat untuk rencana penutupan Jalan Daan Mogot tersebut. “Kami sudah persiapkan dan koordinasi bersama jajaran Dishub Kota Tangerang,” papar Agus.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, di Jalan Daan Mogot KM 23 kini tengah berlangsung pembangunan jalur landasan yang sedang dikebut oleh para pekerja. Kerangka bangunan juga terlihat sudah berdiri dengan kokoh.

Kelak jalur KA Bandara Soetta memang direncanakan akan membelah Jalan Daan Mogot dan Kali Cisadane yang ada di bawahnya. “Kalau yang lewat Jalan Daan Mogot ini jalur relnya sepanjang 50 meter. Proses pembangunannya baru berjalan sekitar 60 persen,” kata salah satu petugas pelaksana bernama Dodi.

Kereta Bandara Soetta tersebut nantinya akan melalui jalur layang dari Stasiun Batuceper sampai ke perimeter Bandara Soetta di Tangerang. “Keretanya lewat atas, makanya relnya dipasang pakai girder atau jembatan. Targetnya Oktober atau November ini sudah beres,” tandasnya.