Hubungkan T2 & T3, Sky Train Bandara Soetta Beroperasi Sebelum Lebaran 2017

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola kini sedang mempercepat melayang (sky train) di Bandara Soetta. Bagian yang kini tengah dikebut pengerjaannya adalah pembangunan dari ke .

Direktur Operasi dan Teknik AP II, Djoko Murjatmodjo - internasional.kompas.com

Direktur Operasi dan Teknik AP II, Djoko Murjatmodjo – internasional.kompas.com

Menurut Direktur Operasi dan Teknik AP II, Djoko Murjatmodjo, dalam tahap awal kereta melayang tersebut akan menghubungkan Terminal 2 dan Terminal 3. Sky train atau Automated People Mover System (APMS) tersebut direncanakan siap beroperasi sebelum Lebaran 2017.

“Jadi untuk tahap awal nanti akan ada 1 train sett yang terdiri dari 2 gerbong, beroperasi sebelum Lebaran,” ujar Djoko di Terminal 3, Tangerang, Banten, Selasa (28/3).

Jumlah sky train tersebut nantinya akan terus bertambah seiring dengan pembangunan sarana prasarana pendukungnya. Sedangkan pada tahap kedua nantinya akan ditambah 2 train sett, sehingga totalnya menjadi 3 train sett. Rute tahap kedua yang menghubungkan seluruh rute mulai Terminal 3, Terminal 2, Stasiun Kereta Bandara, dan Terminal 1 ini diperkirakan rampung tahun 2018-2019.

“Setelah menghubungkan Terminal 2 ke Terminal 3, kita akan lanjutkan hingga ke stasiun KA Bandara. Nanti pada 2019 kita targetkan mampu menghubungkan semua terminal di Bandara Soekarno-Hatta. Tahap kedua kira-kira 2018-2019 sudah kita bangun, kita sedang bikin kajian,” papar Djoko.

Menurut Djoko bagi seluruh pengguna jasa bandara yang hendak menggunakan fasilitas kereta melayang tanpa pengemudi (driverless) tersebut tak akan dikenai biaya, alias gratis. Tiap 2 gerbong kereta memiliki kapasitas mencapai 176 orang penumpang dan kelak akan dioperasikan oleh anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, PT Railink.

“Satu trainset ada dua gerbong, targetnya jarak satu trainset itu, kita target per lima menit,” tuturnya. Djoko menjelaskan bahwa gerbong sky train tersebut dipasok oleh perusahaan asal Korea Selatan, Woojin Industrial System Co Ltd.