Harga Tiket Pesawat Turun, Bandara Soetta Kembali Ramai Penumpang

Jakarta – Pada Selasa (19/2) lalu kegiatan di , Tangerang, Banten kembali menggeliat. Bandara Soetta kembali ramai penumpang setelah diturunkannya yang beberapa waktu lalu sempat melambung.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - www.merdeka.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – www.merdeka.com

Berdasarkan pantauan di lapangan, Terminal 3 Bandara Soetta tampak dipadati oleh penumpang. Mereka juga terlihat mengantre di counter-counter check-in yang telah disediakan. Area ruang tunggu juga terlihat padat. Apalagi area selasar yang terus dilewati oleh penumpang yang hilir-mudik.

“Memang sudah kelihatan dampak dari penurunan harga tiket pesawat. Lihat saja sudah tidak sepi lagi,” ujar Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin di Terminal 3 Bandara Soetta, Selasa (19/2), seperti dilansir Tribunnews.

PT Angkasa Pura (AP) II selaku pihak pengelola Bandara Soetta pun bersyukur akan terjadinya lonjakan penumpang. Awaluddin sendiri mengharapkan supaya kenaikan jumlah penumpang dapat terus meningkat. “Kalau soal angka jumlah kenaikan penumpang masih dilakukan pendataan. Karena baru terlihat sekarang-sekarang ini. Ini juga masih dalam kajian kami,” beber Awaluddin.

Sementara itu, maskapai Garuda Indonesia mengklaim jika jumlah penumpang mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir usai tarif tiket pesawat diturunkan. Kenaikan tersebut terjadi pada reservasi atau booking tiket pesawat yang sudah mencapai 27%.

Pihak manajemen PT Garuda Indonesia Tbk mengakui jika sempat terjadi penurunan jumlah penumpang selama pertengahan Januari sampai awal Februari 2019 lantaran memasuki masa low season atau sepi penumpang usai high season berakhir saat masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Angka penumpang saat ini tentunya meningkat, karena pergerakan penumpang atau penggunaan jasa transportasi udara sudah kembali normal, terlebih harga tiket turun,” jelas Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah di Terminal 3 Bandara Soetta.

Walau demikian, Pikri menjamin kualitas pelayanan Garuda Indonesia tak akan berkurang. Pasalnya setelah harga tiket turun dan jumlah penumpang kembali normal, maka pendapatan maskapai pun akan kembali seperti seperti semula. “Karena dengan turunnya harga tiket ini, tentu pengguna transportasi udara akan meningkat dan kembali padat,” tandas Pikri.