Harga Rp100 Ribuan, Tiket Kereta Bandara Soetta Dibeli via Online

JAKARTA – Soekarno-Hatta rencananya bakal mulai dioperasikan pada bulan November 2017 mendatang. Namun, kereta bandara tersebut sudah dipatok di kisaran Rp100.000 hingga Rp150.000 per orang. Nah, pembelian kereta ini nantinya tidak bisa dilakukan secara manual, melainkan hanya dengan online.

Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Wajib Beli Online - economy.okezone.com

Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Wajib Beli Online – economy.okezone.com

“Pembelian tiket kereta Bandara Soekarno-Hatta nanti dapat dilakukan dengan dua cara,” ujar Citra, salah seorang pramugari kereta dari PT Railink. “Cara pertama adalah pembelian secara online melalui laman https://www.railink.co.id. Melalui website ini, calon penumpang akan memperoleh e-tiket yang dapat digunakan untuk perjalanan dari Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya.”

Sementara, cara kedua, lanjut Citra, pembelian tiket dilakukan langsung pada stasiun keberangkatan. Namun, pembelian tiket di stasiun keberangkatan ini tidak dapat dilakukan secara manual, melainkan harus melalui mesin jual otomatis atau vending machine. Sistem ini sendiri sebelumnya telah diterapkan pada penjualan tiket Jabodetabek.

“Penumpang nantinya akan memperoleh tiket kereta berupa kartu yang digunakan pada pintu otomatis sebelum memasuki area stasiun,” sambung Citra. “Kereta bandara ini sendiri nantinya akan melalui rute dari Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, hingga Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.”

Citra melanjutkan bahwa nantinya para penumpang akan memperoleh nomor kursi pada saat pembeliat tiket kereta. Sistem ini sama persis seperti pemesanan tiket kereta api lokal jarak jauh, dan tidak ada penumpang yang berdiri. “Meski harga tiketnya tergolong mahal, tetapi penumpang nantinya akan dimanjakan oleh beberapa fasilitas, seperti kursi sekelas kereta bisnis, AC, dan toilet,” imbuh Citra.

Hingga pertengahan September 2017, progres proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta diklaim telah mencapai 80 persen. Menurut rencana, kereta bandara ini melakukan uji coba pada awal dan pertengahan bulan Oktober sebelum memulai operasi pada bulan November 2017. “Kami berharap dan optimistis bahwa kereta bandara ini bisa beroperasi pada bulan November,” kata Direktur PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Edi Sukmoro.