Hampir Rampung, Kereta Bandara Soetta Bakal Segera Diuji Coba

Jakarta – PT Indonesia (KAI) akan segera mengoperasikan kereta dalam waktu dekat ini. Oleh sebab itu pihak KAI berencana untuk melakukan uji coba kereta bandara sebelum dioperasikan.

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro - sp.beritasatu.com

Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro – sp.beritasatu.com

“Akan kita coba, kan keretanya sudah tiba dan saya mau coba keretanya. Mungkin nanti malam,” kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Jakarta, Senin (2/10), seperti dilansir Infonitas.

Lebih lanjut Edi mengatakan bila kini kereta Bandara Soetta telah masuk tahap ukuran dan bantalan rel. Edi mengharapkan kereta bandara dapat diresmikan sekitar akhir tahun 2017 ini. “Sekarang lagi penyelesaian urukan sama bantalan rel untuk Duri sampai Batu Ceper. Target kita sih November bisa selesai, tapi kembali lagi semua itu kan tergantung pada kontraktornya yah Waskita. Dan sekarang Waskita sedang bekerja keras, supaya itu bisa selesai tepat pada waktunya. Kalau bisa tidak pindah tahun, sudah bisa di jalankan,” ungkapnya.

Ditemui secara terpisah, Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto menuturkan bila seluruh dari kereta Bandara Soetta harus selesai bulan Oktober 2017 ini agar dapat segera diujicoba pada bulan November 2017.

“Kalau kemarin hasil rapat dengan Kantor Staf Presiden, seluruh infrastruktur sudah harus selesai di Oktober sehingga November bisa uji coba. Bahkan nanti kalau bagus, mungkin November atau Desember bisa juga beroperasi,” papar Heru.

Untuk tahap permulaan, kereta akan diberangkatkan dari Stasiun Sudirman Baru. Pada November 2017 depan, kereta Bandara Soetta akan melalui Stasiun Sudirman Baru-Stasiun Duri-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Bandara Soetta. Sementara itu di Stasiun Manggarai masih berlangsung penggarapan rel ganda.

“Kemarin hari Kamis, kami sudah dapat satu sertifikat uji dari Dirjen KA. Yang lain tinggal dalam proses. Kalau sistemnya sendiri semua sudah siap, orangnya juga sudah ada. Jadi apa lagi yang ditunggu. Mudah-mudahan segera,” ujarnya.

Terkait tarif tiket KA Bandara Soetta, Heru mengaku jika berbagai pihak terkait masih melakukan pembahasan. Terutama karena ada beberapa faktor yang menjadi variable perhitungan tiket, misalnya daya angkut penumpang dan biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan. “Kami mau jual yang semurah-murahnya. Tapi kalau hitungan investasi memaksa kami untuk buat harga di atas Rp 100 ribu, ya terpaksa,” tandasnya.