Garuda Indonesia Siap Layani Rute Penerbangan Jakarta-Nagoya Mulai 23 Maret 2019

pelat merah, akan segera membuka rute dari Jakarta ke pada tanggal 23 Maret 2019 mendatang. Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) juga memastikan jika pihaknya tidak akan melakukan penambahan dan akan melakukan renegosiasi pembelian yang hendak didatangkan secara berkala.

Maskapai Garuda Indonesia

Maskapai Garuda Indonesia – www.wartaekonomi.co.id

“Kami negosiasi ulang, dengan mendatangkan pesawat-pesawat lebih baru, lebih mahal tapi jumlah pesawat lebih sedikit jadi lebih efisien dalam bahan bakar,” ujar Ari di Terminal 3 Internasional , Minggu (27/1), seperti dilansir Merdeka.

Lebih lanjut Ari menuturkan jika kelak Garuda Indonesia juga akan mengoperasikan pesawat jenis baru 738 yang dapat terbang dalam waktu lebih lama hingga 9 jam. “Bisa langsung dari sini (Indonesia) ke India, sekarang (pesawat saat ini) 6 jam jadi 9 jam. Kita sedang negosiasi jadi nanti total sisa 34 pesawat yang akan datang,” beber Ari.

Beberapa waktu lalu Ari juga menuturkan jika pihak perseroan saat ini bukan lagi fokus pada utilitas pesawat saja, tetapi juga akan fokus dalam upaya meningkatkan profit atau keuntungan perusahaan. Sebagai , maskapai Garuda Indonesia diketahui sudah merugi selama beberapa tahun terakhir. “Garuda sebenarnya tidak lagi fokus pada utilisasi pesawat, tapi kita lebih fokus pada margin atau profit,” ucap Ari.

Guna meningkatkan profit atau laba yang dicapai oleh perusahaan, maka maskapai Garuda Indonesia pun akan melakukan sejumlah langkah. Misalnya saja dengan memaksimalkan tingkat keterisian atau load factor dalam pesawat. Supaya keuntungan yang didapat pun lebih maksimal, menurut Ari Garuda Indonesia juga akan mengurangi penerbangan ke sejumlah rute. “Kita inginkan lebih maksimum, tapi jumlah penerbangan kita kurangi, sehingga maksimum pendapatan kita naik,” tandas Ari Askhara.