Efek Jika Tidak Menyalakan Mode Airplane Ponsel Saat di dalam Pesawat

merupakan alat udara yang sering dipilih banyak orang karena sangat cepat dan efektif. Namun, meski menjadi favorit banyak orang, aturan untuk di pesawat lebih banyak dan ketat jika dibandingkan dengan alat transportasi umum lain semisal bus, kereta api, maupun kapal laut. Dan, salah satu yang menjadi aturan di pesawat adalah larangan untuk menyalakan HP atau ponsel selama perjalanan.

mode airplane ponsel - www.kaskus.co.id

mode airplane ponsel – www.kaskus.co.id

Ada beberapa alasan yang menyebabkan aturan tersebut dikeluarkan. komunikasi dan navigasi yang diterapkan di pesawat menjadi alasan utama. ini dapat mengalami gangguan jika ada sinyal ponsel atau handphone di dekatnya sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Namun, karena handphone telah menjadi kebutuhan pokok banyak orang, maka banyak vendor ponsel yang merilis produk yang dilengkapi mode airplane atau mode pesawat. Fitur ini memungkinkan ponsel mematikan sinyal wireless tetapi pengguna masih dapat menggunakan perangkat untuk hal-hal yang dianggap penting, kecuali berkomunikasi.

Dengan mode ini, pengguna memang tidak dapat menerima dan melakukan panggilan, mengirim dan menerima SMS, membuka email, atau berselancar di dunia maya. Namun, pengguna masih bisa menjalankan aplikasi musik, game, atau mengambil gambar (foto).

Meski begitu, ternyata bermain game, memutar film, atau menjalankan beberapa aplikasi selama juga masih dapat membahayakan keselamatan penumpang. Pasalnya, mikroprosesor ponsel masih dapat menghasilkan beberapa frekuensi radio yang sangat mengganggu, terutama saat lepas landas dan mendarat.

Karena itu, biasanya cabin crew pesawat akan meminta penumpang untuk mematikan ponsel mereka pada saat take off, descend, dan landing. Selain karena sinyal ponsel bisa mengganggu cockpit crew dengan air traffic controller, juga agar perhatian penumpang terfokus selama critical 11 minutes tersebut (take off 3 menit, landing 8 menit) yang paling rentan terjadi kecelakaan.

Setelah itu, ketika di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki, biasanya ponsel boleh dinyalakan dengan mode airplane. Pasalnya, di ketinggian ini, sinyal telekomunikasi sipil sudah tidak terjangkau lagi. Namun, ada beberapa maskapai penerbangan yang melarang penumpang untuk menyalakan perangkat mobile sama sekali. Karena itu, mereka pun menyediakan in-flight entertainment yang interaktif untuk menghibur penumpang.

Namun, ada juga maskapai penerbangan yang memperbolehkan penumpang untuk menyalakan WiFi pada ponsel mereka. Pasalnya, sinyal WiFi seratus kali lebih lemah daripada GSM sehingga minim menimbulkan masalah.