Durasi Operasional Ditambah, Waktu Tunggu Skytrain Bandara Soetta Kini Hanya 13 Menit

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II berupaya mendukung efektivitas perpindahan ke . Oleh sebab itu, setelah KA Bandara Soetta resmi beroperasi pada (2/1) lalu, PT AP II pun menambah operasional Skytrain.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin - solo.tribunnews.com

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin – solo.tribunnews.com

“Untuk mempermudah mobilisasi perpindahan penumpang dari stasiun bandara menuju terminal, kami telah menambah waktu pengoperasian kereta layang (Skytrain),” ujar Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Selasa (2/1), seperti dilansir Republika.

Pria yang akrab disapa Awal ini menjelaskan jika waktu operasi Skytrain kini bertambah jadi 20 jam setiap hari. Dengan adanya penambahan jadwal tersebut, Skytrain beroperasi mulai jam 04.27 WIB hingga pukul 00.17 WIB. Awal juga memastikan waktu operasi Skytrain tetap disesuaikan dengan jadwal kedatangan kereta bandara di stasiun akhir Bandara Soetta. “Lalu empat jam sisanya dipergunakan untuk daily maintenance serta istirahat,” ungkap Awal.

PT AP II pun diketahui menambah 1 rangkaian Skytrain yang mengakomodir mobilitas para penumpang dari Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, dan Stasiun Bandara Soetta pergi-pulang (PP). Sehingga kini sudah ada 2 rangkaian Skytrain yang rutin beroperasi. “Untuk tahap sekarang sudah ditambah jadi dua trainset (rangkaian kereta) dengan dua trek yang juga sudah aktif, trek a dan trek b,” beber Public Relation Manager AP II Yado Yarismano, Rabu (3/1).

Penambahan trainset dan dioperasikan 2 trek Skytrain ini sekaligus dapat mempersingkat waktu tunggu penumpang yang sebelumnya 30 menit menjadi 13 menit. “Headway-nya jadi 13 menit,” ujar Yado. Pengurangan waktu tunggu ini dilakukan supaya penumpang yang hendak menuju terminal lain maupun ke Stasiun Bandara Soetta tak perlu menunggu terlalu lama.

Meski waktu tunggu kini relatif lebih cepat, calon penumpang tetap harus bersabar dan siap mengantre jika sewaktu-waktu Skytrain penuh. Pasalnya kapasitas 1 set Skytrain sekali jalan hanya 176 penumpang, sedangkan kapasitas KA Bandara 272 orang per kedatangan.

“Itu sesuatu yang normal kok. Di bandara di luar negeri pun begitu. Tapi yang perlu kami antisipasi adalah waktu tunggunya jangan sampai setengah jam, kelamaan. Makanya trek b kami aktifkan,” jelas VP Corporation Communication Angkasa Pura II Agus Haryadi. Oleh sebab itu AP II menyiagakan sekuriti untuk berjaga di tiap pintu masuk Skytrain dan mengantisipasi lonjakan penumpang.