Dinilai Kemahalan, Tiket Kereta Bandara Soetta Diturunkan Jadi Rp 70-80 Ribu

Bogor Budi Karya Sumadi mengatakan jika menuju akan diturunkan jadi Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per orang dari yang sebelumnya dipatok pada kisaran Rp 100.000. Diturunkannya tiket KA Soetta ini berdasarkan hasil kajian Kemenhub setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai tiket sebelumnya terlalu mahal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - bisnis.liputan6.com

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi – bisnis.liputan6.com

“Iya ada indikasi kita Rp 70-80 ribu,” ujar Menhub Budi Karya di Istana Bogor, Rabu (6/12) seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan bahwa kisaran tarif Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu tersebut akan diberlakukan usai masa pengoperasian satu bulan sejak 1-31 Desember 2017 dengan harga promo yang dipatok di angka Rp 30 ribu per orang. “Iya itu kan sampai tanggal 1 (Januari), setelah itu Rp 70-80 ribu, karena kita pertimbangannya daya beli masyarakat,” jelas Budi.

Di sisi lain, Budi juga yakin bahwa Presiden Jokowi akan meresmikan pengoperasian kereta Bandara Soetta pada tanggal 11 Desember 2017 mendatang. “Tanggal 11 jam 10 (pagi), diresmikan presiden,” ucapnya.

Sebagai informasi, kereta bandara telah diuji coba untuk menempuh rute Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soetta. Akan tetapi, untuk tahap awal keberangkatan kereta akan dimulai dari Stasiun Sudirman Baru dengan waktu tempuh sampai di Bandara Soetta sekitar 40-50 menit.

Kereta Bandara Soetta sendiri dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti interior yang mirip seperti dalam pesawat, kursi dan sandaran tangan yang bisa diatur sendiri tingkat kemiringannya oleh penumpang, pendingin udara (full AC), pengisi daya telepon seluler (charging port), toilet terpisah antara pria dan wanita, 4 layar TV LED, hingga bagasi khusus untuk menyimpan barang bawaan.

Satu set terdiri dari 6 kereta yang memiliki kapasitas angkut hingga 272 penumpang. Penetapan tarif kereta bandara diharapkan dapat bersaing dengan sejumlah moda transportasi yang juga menuju bandara seperti bus Damri maupun taksi.