Daftar Bandara yang Dikelola Oleh PT Angkasa Pura 2 (Persero)

PT II (Persero) merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang pengelolaan dan pengusahaan bandar udara di Indonesia, bersama dengan PT I yang menitikberatkan pelayanan pada Indonesia bagian barat. 2 berkantor pusat di di Tangerang, Banten.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - beritatrans.com

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – beritatrans.com

Angkasa Pura II telah mendapatkan kepercayaan dari Republik Indonesia untuk mengelola dan mengupayakan pengusahaan Bandara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma sejak 13 Agustus 1984.

Berdirinya Angkasa Pura II bertujuan untuk menjalankan pengelolaan dan pengusahaan dalam bidang kebandarudaraan dan terkait bandar udara dengan mengoptimalkan pemberdayaan potensi sumber daya yang dimiliki dan penerapan praktik tata kelola perusahaan yang baik. Hal tersebut diharapkan agar dapat menghasilkan produk dan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat sehingga dapat meningkatkan nilai Perusahaan dan kepercayaan masyarakat.

Kiprah Angkasa Pura II telah menunjukkan kemajuan dan peningkatan usaha yang pesat dalam bisnis jasa kebandarudaraan melalui penambahan berbagai sarana prasarana dan peningkatan kualitas pelayanan pada bandara yang dikelolanya.

Saat ini ada belasan bandara yang telah dikelola oleh PT Angkasa Pura 2, antara lain Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang) dan Silangit (Tapanuli Utara). Serta yang terakhir, terhitung sejak 22 Desember 2017, PT Angkasa Pura II resmi mengoperasikan Bandara Banyuwangi (BWX) Jawa Timur.

Bandara Halim Perdanakusuma - www.tribunnews.com

Bandara Halim Perdanakusuma – www.tribunnews.com

Dengan pengoperasian Bandara Banyuwangi, kini PT Angkasa Pura II (Persero) mengelola sebanyak 14 bandar udara yang ada di Indonesia. Pihaknya berkomitmen untuk mendorong perekonomian lokal dengan menghubungkan konektivitas dunia dan nasional melalui pengelolaan bandara-bandara baru di masa depan.

PT Angkasa Pura II (Persero) akan menambah jumlah bandara yang akan dikelola kelolaan bandar udara (bandara). Pada tahun 2018 ini direncanakan ada 9 bandara yang ditambah di sejumlah wilayah di Indonesia. Antara lain bandara di Sabang, Wirasaba, Banyuwangi, Palangka Raya, Bengkulu, Belitung, Jember, Majalengka, dan Kertajati.

Selain penambahan pengelolaan bandara, AP II juga akan meningkatkan kapasitas bandara yang saat ini sudah mulai berkurang. Salah satunya bandara Kualanamu yang saat ini sudah mencapai 10 juta, padahal kapasitas terminal hanya 9 juta.

Untuk mewujudkan perusahaan yang tumbuh berkembang dan berdaya saing tinggi, Angkasa Pura II telah mengembangkan struktur dan sistem tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) dengan memperhatikan prinsip-prinsip GCG sesuai ketentuan dan peraturan serta best practise yang berlaku.

Komitmen penerapan GCG merupakan hal yang mutlak bagi Angkasa Pura II. Hal tersebut dilakukan melalui penguatan infrastruktur yang dimiliki dan secara berkesinambungan meningkatkan sistem dan prosedur untuk mendukung efektivitas pelaksanaan GCG di Angkasa Pura II.

Sementara tujuan penerapan Good Corporate Governance (GCG) di Angkasa Pura II antara lain:

  • Mengendalikan dan mengarahkan hubungan antara Organ Perseroan (Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi), karyawan, pelanggan, mitra kerja, serta masyarakat dan lingkungan berjalan secara baik dan kepentingan semua pihak terpenuhi.
  • Mendorong dan mendukung pengembangan Angkasa Pura II.
  • Mengelola sumber daya secara lebih amanah.
  • Mengelola risiko secara lebih baik.
  • Meningkatkan pertanggungjawaban kepada stakeholders.
  • Mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Angkasa Pura II.
  • Memperbaiki budaya kerja Angkasa Pura II.
  • Meningkatkan citra Angkasa Pura II (image) menjadi semakin baik.

Prinsip-prinsip GCG sesuai dengan PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara, meliputi transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.

Dengan menerapkan sistem atau prinsip yang baik tersebut, tak heran jika PT Angkasa Pura 2 ini telah banyak meraih penghargaan dalam ajang bergengsi. Adapun penghargaan yang berhasil diraih Angkasa Pura II adalah:

  • “The Best BUMN in Logistic Sector” dari Kementerian Negara BUMN RI (2004-2006).
  • “The Best I in Good Corporate Governance” (2006).
  • Juara I “Annual Report Award” kategori BUMN Non-Keuangan Non-Listed (2007).
  • BUMN Terbaik dan Terpercaya dalam bidang Good Corporate Governance pada Corporate Governance Perception Index Award (2007).
  • 1st The Best Non Listed Company dari Anugerah Business Review (2009).
  • The World 2nd Most On Time Airport untuk Bandara Soekarno-Hatta dari Forbestraveller.com (2009).
  • Juara III Annual Report Award kategori BUMN Non- Keuangan Non-Listed (2009).
  • The Best Prize ‘INACRAFT Award in category natural fibers (2010).
  • GCG Award as Trusted Company Based on Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2010 (2011).
  • Penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2011).
  • Penghargaan untuk Bandara Internasional Minangkabau Padang sebagai Indonesia Leading Airport dalam Indonesia Travel & Tourism Award (2011).
  • Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) (2011)

Angkasa Pura II juga secara proaktif membina budaya tanggung jawab lingkungan tidak saja terhadap pegawai tetapi juga meliputi masyarakat pada umumnya. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan Perusahaan maupun kegiatan manusia pada umumnya, selain untuk mendukung program-program nasional yang terkait dengan lingkungan hidup.

Angkasa Pura II berupaya untuk melakukan berbagai program terkait pelestarian lingkungan hidup dengan menjaga kualitas komponen lingkungan hidup seperti kualitas udara, energi, kebisingan & getaran, air, tanah, limbah, lingkungan alamiah, serta sosial, ekonomi, budaya, dan kesehatan masyarakat. Komitmen Angkasa Pura II terkait program penghijauan dilakukan dengan penanaman pohon yang tersebar di beberapa lokasi.