Bus JA Connexion Layani Rute Pondok Gede-Bandara Soetta, Tarif Rp 40 Ribu

Jakarta – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama PO Agra Mas meluncurkan bus Jabodetabek Airport (JA) Connexion yang melayani warga Pondok Gede, Jatiasih, Cipayung, Pondok Bambu, dan sekitarnya. Bus JA Connexion tersebut melalui Atrium Pondok Gede (APG), Bekasi, Jawa Barat, menuju , Tangerang, Banten lewat jalur Lubang Buaya, Pinang Ranti, dan langsung masuk tol Dalam Kota.

Bus JA Connexion - wisataterkinioke3.blogspot.com

Bus JA Connexion – wisataterkinioke3.blogspot.com

Menurut Direktur Agra Mas, David Ariawan, rute baru tersebut adalah rute ketiga yang dibuka Agra Mas hasil kerja sama dengan BPTJ. Sebelumnya Agra Mas juga telah melayani rute lain seperti Ciawi-Bandara Soetta, dan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur-Bandara Soetta.

“Ini (rute) yang ke tiga, memang tujuannya adalah supaya mempermudah untuk melayani sekitar, khususnya Bekasi ini, untuk memudahkan masyarakat untuk, yang akan menuju ke airport,” ujar David, Kamis (18/10), seperti dilansir Merdeka.

Agra Mas setidaknya mengoperasikan 10 unit bus yang diberangkatkan tiap 45 menit sekali dari APG. Dalam 2 bulan ke depan, rencananya rute tersebut akan ditingkatkan agar bus JA Connexion bisa melayani masyarakat tiap 30 menit sekali. Waktu tempuh dari APG ke Bandara Soetta sekitar 1,5 jam, tergantung waktu pemberangkatan.

Menurut David, pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari biasanya waktu tempuh akan lebih lama. “Plus minus kita ambil satu setengah jam, dari sini. Kalau macet parah bisa lebih lama, kalau lancar ya bisa lebih cepat,” bebernya.

Rute Pondok Gede-Bandara Soetta ini dikenai tarif Rp 40 ribu. Dengan biaya yang cukup terjangkau tersebut masyarakat dapat naik bus dengan kapasitas 39 kursi yang dilengkapi fasilitas internet Wi-Fi, pengisian baterai ponsel (charging port), dan juga penyejuk ruangan atau air conditioner (AC).

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPTJ Bambang Prihartono menilai bahwa rute bus ke Bandara Soetta perlu ditingkatkan karena landasan pacu tambahan sudah hampir rampung yang ke depannya akan membuat jumlah penumpang mengalami lonjakan cukup signifikan.

Pihaknya juga akan memanfaatkan aplikasi supaya mempermudah masyarakat memperoleh bus tanpa perlu khawatir dengan ketersediaan . “Nanti kita mulai bicara aplikasi, bagaimana masyarakat bisa booking seat dari APG, biar masyarakat nggak khawatir,” tandasnya.