Ke Bandara Soekarno-Hatta Naik Bus Damri Kini Bisa Sambil Bawa Sepeda

Jakarta – Bagi para traveler yang biasa bersepeda ke kantor kini tak perlu kebingungan. Pasalnya menyediakan bagasi khusus sepeda di bus. Dengan demikian, para pegowes dapat mengangkut sepeda tanpa dikenai biaya loading tambahan.

Fasilitas bagasi khusus sepeda di bus - www.suara.com

Fasilitas bagasi khusus sepeda di bus – www.suara.com

“Teruntuk Sobat yang tiap hari harus kerja tapi hobi gowes juga, DAMRI siap sedia nganterin kamu plus ngangkut sepedamu. Nggak ada tambahan biaya alias gratis, cukup bayar sesuai yang berlaku aja kok,” demikian tulis akun Damri.

Tapi perlu diketahui bahwa layanan pengangkutan sepeda ini hanya dilayani oleh Damri pada jadwal tertentu dengan kuota terbatas. Adapun trayek yang tersedia meliputi Botani Square-Plaza Senayan yang beroperasi mulai pukul 05.30 WIB dari Botani Square dan mulai jam 17.30 WIB dari Senayan. Tarifnya dipatok sebesar Rp50 ribu.

Kemudian ada juga rute Jababeka – dengan tarif Rp110 ribu. Bus Damri berangkat dari Jababeka mulai pukul 04.00-18.00 WIB, sedangkan dari Bandara Soetta sejak pukul 07.00-20.00 WIB. Layanan tersebut sebenarnya telah beroperasi sejak tanggal 20 Juli 2020 lalu dan diberikan sesuai dengan tren masyarakat saat ini yang gemar bersepeda.

Load factor pada bus tetap sesuai dengan kebijakan pemerintah di masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal yakni 70%, sehingga dapat menampung sekitar 25 penumpang. “Untuk sepedanya bisa muat sekitar 10 sampai 20 sepeda, tergantung dari ukurannya,” ungkap Komunikasi Korporasi dan Protokol Perum Damri, Harys Kristanto, seperti dilansir Kontan.

Pengguna Damri diperbolehkan membawa sepeda jenis lipat sampai ukuran sedang, yang nantinya disimpan dalam bagasi bus. Layanan tersebut dapat dinikmati sejak pukul 05.15 WIB sampai 09.15 WIB dari Botani Square, dengan durasi keberangkatan antar bus antara 15-30 menit, tergantung dari jumlah penumpang.

“Damri mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap mematuhi ketentuan perjalanan sesuai dengan protokol kesehatan antara lain memiliki suhu di bawah 37,3 derajat celsius, physical distancing, menggunakan masker selama perjalanan, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menghindari berbicara saat di dalam bus,” kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI, Nico R. Saputra.