Beroperasi Agustus, Runway 3 Bandara Soetta Belum Layani Pesawat Besar

TANGERANG – Landasan pacu atau runway ketiga ditargetkan bisa beroperasi pada bulan Agustus 2019 mendatang. Meski demikian, runway terbaru ini baru bisa digunakan untuk berlorong tunggal atau single aisle dan belum boleh melayani berbadan besar.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub) - wartakota.tribunnews.com

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub) – wartakota.tribunnews.com

“Betapa gembiranya kita di Indonesia, PT Angkasa Pura II bisa menyediakan runway ketiga. Memang, sudah diharapkan Presiden (Joko Widodo) agar bisa digunakan segera,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, ketika meninjau lokasi . “Secara fisik dan teknis, runway ketiga dengan panjang 2.500 meter sudah bisa digunakan, namun saya tetap meminta agar Ditjen Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura II, dan AirNav Indonesia bisa mematangkan koordinasi dan prosedur terlebih dahulu.”

Sementara itu, Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa proyek runway ketiga Bandara Soekarno-Hatta memang sudah rampung 100 persen. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak sehingga proyek runway sepanjang 2.500 meter dapat selesai dengan baik. Meski demikian, ia memberi catatan bahwa runway ketiga ini untuk sementara waktu hanya melayani pesawat jenis tertentu.

“Pesawat tertentu yang bisa beroperasi adalah jenis B737-800, B737-900, B737-500, CRJ 1000 Bombardier, dan A320,” kata Awaluddin. “Bagi maskapai nasional maupun internasional yang menggunakan pesawat berlorong ganda atau wide body, harus menunggu hingga runway ketiga sepanjang 3.000 m dioperasikan.”

Awaluddin menambahkan, target PT Angkasa Pura II selanjutnya memang mengoperasikan runway ketiga dengan dimensi 3.000 x 60 meter. Perusahaan menargetkan bahwa runway ketiga tersebut siap beroperasi pada bulan Oktober mendatang, sehingga penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta bisa lebih optimal dan maksimal.

Dengan adanya runway ketiga, maka Bandara Soekarno-Hatta nantinya dapat melayani sebanyak 114 pergerakan pesawat per jam. Peningkatan kapasitas diperlukan karena saat ini jumlah pergerakan pesawat sudah melebihi kapasitas runway. Beroperasinya runway ketiga akan membuat lalu lintas penerbangan semakin lancar serta mendatangkan lebih banyak penerbangan.