Batik Air Resmi Terbang Jakarta-Luwuk PP via Bandara Soekarno-Hatta

Mulai hari Minggu (26/5) kemarin, mengoperasikan Jakarta-Luwuk PP yang menghubungkan Internasional dengan Bandara Syukuran Aminuddin Amir. Dikatakan merupakan satu-satunya yang melayani rute tersebut, Batik Air terbang dua kali frekuensi dalam sehari pulang pergi (PP).

Maskapai Batik Air

Maskapai Batik Air – seremonia.id

Dilansir Tempo, untuk penerbangan perdana kemarin, Batik Air dengan nomor ID-6290 lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 02.05 WIB dan mendarat di Bandara Syukuran Aminuddin Amir pada pukul 06.05 WITA. Kemudian, Airbus 320-200CEO milik Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6291 terbang dari Luwuk pada pukul 17.00 WITA dan tiba di Tangerang pada pukul 19.00 WIB.

“Hari ini merupakan bagian tonggak sejarah penting Batik Air mengembangkan pasar potensial, menjangkau destinasi favorit dan memenuhi permintaan pasar perjalanan di dalam negeri, diikuti tren jalan-jalan saat ini (millennials traveling),” ujar Chief Executive Officer (CEO) of Batik Air, Capt. Achmad Luthfie. “Kami sangat bangga memperkenalkan rute baru domestik yang dilayani pergi pulang, serta menjadi maskapai pertama dan satu-satunya saat ini yang melayani langsung dari Soekarno-Hatta ke Luwuk.”

Bersamaan terbang perdana tersebut, Batik Air juga meresmikan inaugural flight Luwuk ke Makassar dengan mengoperasikan pesawat yang sama. Penerbangan ID-6293 lepas landas pukul 06.45 WITA dan pesawat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) pada 08.00 WITA. Rute sebaliknya, Batik Air bernomor ID-6292 berangkat dari Makassar pada 15.00 WITA dan tiba pukul 16.15 WITA di Luwuk.

“Pada tahap awal, Batik Air menawarkan masing-masing dua kali frekuensi terbang dalam sehari pergi pulang (PP). Batik Air akan selalu melakukan kajian pasar bersama pelaku bisnis terkait,” sambung Luhfie. “Apabila di masa mendatang rute ini memberikan peluang positif, maka kami berpotensi akan menambah jaringan baru ke kota lain atau memperkuat rute penerbangan.”