Bandara Soetta Siap Hadapi Masa Angkutan Natal & Tahun Baru

Tangerang di diperkirakan mengalami lonjakan mencapai 9% pada saat libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Soetta mengaku siap untuk menghadapi masa angkutan Nataru (Natal dan Tahun Baru).

Branch Communication Manager Bandara Soetta, Dewandono Prasetyo Nugroho - poskotanews.com

Branch Communication Manager Bandara Soetta, Dewandono Prasetyo Nugroho – poskotanews.com

Branch Communication Manager Bandara Soetta Dewandono Prasetyo Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan seluruh stakeholder agar dapat memberikan prima pada penumpang. “Kami siap, dan kami akan membuka posko bersama 24 jam, yang nantinya ada perwakilan otoritas, , tim medis dari KKP dan Dinas Perhubungan Provinsi Banten,” jelas Prasetyo di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (13/12), seperti dilansir Tangerang Online.

Lokasi posko utama untuk Natal dan Tahun Baru nantinya akan diletakkan di area parkir Terminal 1 dan mulai beroperasi pada pekan depan. Sedangkan pergerakan penumpang dari Bandara Soetta ke sejumlah daerah diperkirakan mengalami peningkatan sejak 23 Desember 2017 mendatang. “Peak season-nya sendiri diprediksi antara 22 atau 23 Desember,” jelas Pras.

PT AP II juga menyediakan 50 kiosk self check in untuk meminimalisir terjadinya antrean penumpang ketika hendak melakukan check in. “Yang jelas, kami tentunya meningkatkan pelayanan. Untuk mencegah antrean, sebanyak 38 kiosk self check-in telah disediakan di Terminal 3 dan di 12 kiosk di Terminal 1C,” ungkapnya.

Ada pula fasilitas pintu masuk terminal untuk penumpang yang tak membawa bagasi yang perlu dilaporkan (tercatat) di Terminal 1. “Jadi di Terminal 1 kami sudah menyiapkan pintu masuk khusus penumpang yang sudah melakukan self check-in atau yang tidak membawa barang ataupun bagasi tercatat,” tuturnya.

Sementara itu, pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara untuk tahun 2018 depan bisa mencapai 17 juta orang. “Tahun 2017, Kita punya 27.317 juta kapasitas tempat duduk bagi penumpang dan untuk tahun 2019, Kita targetkan dapat menampung 41 juta kapasitas tempat duduk bagi para penumpang, dan 29 bandara sudah berstatus internasional,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Kemenhub pun telah melakukan percepatan pembangunan untuk menghubungkan Bandara Soetta dan Bali agar dapat menjadi hub internasional dunia. Selain itu, untuk menambah slot kecil menjadi besar, Kemenhub memberikan slot penerbangan dari China. “Artinya, slot kosong tersebut diberikan ke destinasi seperti Jakarta ke Bali, sementara penerbangan domestik Palembang-Jogja tidak perlu ke Jakarta lagi,” pungkasnya.