Bandara Soetta Sediakan 5 Lift Disabilitas untuk Akomodir Asian Para Games 2018

Jakarta , Tangerang, Banten mendukung pelaksanaan ajang olahraga Asian Para Games (APG) 2018 dengan mengoperasikan 5 lift khusus para atlet penyandang disabilitas. Adapun 3 lift ramah disabilitas berlokasi di 3 dengan rincian 2 lift berkapasitas 4 kursi roda dan 1 lift hanya dapat mengangkut 2 kursi roda. Sedangkan 2 lift lainnya ada di 2 yang masing-masing sanggup menampung 5 kursi roda.

Lift untuk penyandang disabilitas di Bandara Soekarno-Hatta - olahraga.kompas.com

Lift untuk penyandang disabilitas di Bandara Soekarno-Hatta – olahraga.kompas.com

“Bisa saya bilang saat ini sudah 100 persen. Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta ada tambahan ramp di gerbang D2, D4, dan D6. Ada tiga ramp untuk wheelchair naik,” kata Direktur Arrival, Departure, and Logistic Inapgoc, Andrianto Soedjarwo, seperti dilansir Kompas.

Pihak Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang tergabung dalam Komunitas Bandara Soetta (Kombata) kini telah melakukan simulasi dalam rangka mengakomodir kebutuhan para atlet difabel peserta Asian Para Games 2018. Simulasi tersebut dilaksanakan sejak pukul 11.00 WIB, Selasa (25/9) dan diawali dengan pendampingan atlet pengguna kursi roda ketika pengecekan barang. Kemudian mereka turun dengan lift disabilitas, melakukan akreditasi APG 2018, dan menjalani pengecekan di loket imigrasi.

“Jadi, mungkin di sini ramah (fasilitasnya) kepada mereka, lebih hospitality, lebih nyaman. Jadi, itulah yang akan kami buat. Proses loading dan unloading untuk keluar dari bandara ini butuh waktu, kami harus membuat mereka nyaman,” ungkap Andrianto.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga melakukan pengecekan kesiapan Bandara Soetta dalam menyambut Asian Para Games 2018 yang berlangsung mulai tanggal 6-13 Oktober 2018 mendatang. Pengecekan dilakukan di semua Terminal 3 yang jadi pusat kedatangan atlet dari 42 negara.

“Pengecekan dari kesehatan, proses imigrasi, hingga bea cukai yang menyediakan tempat khusus untuk atlet. Kita lihat, semuanya sudah siap tinggal bagaimana kita mengawal ini supaya pada saatnya, sama baiknya seperti Asian Games,” kata Budi.

Menurut Ketua Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, segala persiapan dan fasilitas yang disediakan Bandara Soetta untuk para atlet disabilitas sudah sesuai dengan kebutuhan. “Bandara Soekarno-Hatta ini gerbang utama untuk terima para atlet. Kita harus jaga perasaan mereka. Semua mendapat perlakuan sama, tidak ada perbedaan,” tandas Okto.